Wall Street Ditutup Melemah, Investor Tertarik Surat Utang AS

0
74

NEW YORK (Garudanews.id) – Saham-saham di Wall Street jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan semua tiga indeks utama menghapus lebih dari tiga persen, di tengah kekhawatiran atas kurva imbal hasil terbalik yang menandakan kemungkinan perlambatan ekonomi.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Dow Jones Industrial Average turun 799,36 poin atau 3,10 persen, menjadi ditutup di 25.027,07 poin.

Indeks S&P 500 turun 90,31 poin atau 3,24 persen, menjadi berakhir di 2.700,06 poin dan Indeks Komposit Nasdaq ditutup 283,09 poin atau 3,80 persen lebih rendah, menjadi 7.158,43 poin.

Imbal hasil surat utang AS bertenor tiga tahun mencapai 2,805 persen, lebih tinggi dari imbal hasil surat utang AS bertenor lima tahun pada Selasa (4/12).

Kurva imbal hasil terbalik menarik perhatian investor karena statistik historis menunjukkan bahwa ketika imbal hasil jangka pendek diperdagangkan di atas suku bunga jangka panjang, resesi dapat terjadi.

Kekhawatiran akan kemungkinan perlambatan ekonomi juga dipicu oleh panduan kuartalan yang lebih lemah dari perkiraan dari perusahaan pengembang perumahan Toll Brothers.

Pengembang perumahan terkemuka AS itu melaporkan penurunan pertama pesanan kuartalan dalam lebih dari empat tahun, terpukul oleh meningkatnya suku bunga dan harga rumah yang lebih tinggi.

Hasil perusahaan adalah bukti terbaru dari perlambatan permintaan perumahan, setelah bertahun-tahun pemulihan yang stabil menyusul kejatuhan pasar perumahan satu dekade yang lalu.

Data Sensus AS menunjukkan penjualan rumah baru telah menurun selama 11 bulan berturut-turut.

Pada sektor-sektor, keuangan dan industri memimpin penurunan, masing-masing jatuh 4,40 persen dan 4,35 persen.

Saham Apple merosot 4,40 persen dalam perdagangan intraday setelah HSBC menurunkan peringkat sahamnya, mengutip terlalu banyak ketergantungan pada satu produk dan perlambatan di negara-negara emerging markets.

HSBC menurunkan peringkat Apple dari buy menjadi hold, dan memangkas target harga 12 bulan menjadi 200 dolar AS dari 205 dolar AS.

Di antara komponen Dow lainnya yang jatuh adalah Caterpillar, Boeing dan Intel, yang masing-masing jatuh 6,93 persen, 4,85 persen dan 4,75 persen. (Ant/Sfa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here