Rumah Yuli Memprihatinkan

36

Bogor (Garudanews.id) – Sungguh miris kondisi rumah Yuli Rita Sari, ibu bayi yang meninggal di RSUD Ciawi yang sempat tertahan karena tidak mempunyai biaya untuk membayar tagihan rumah sakit kemarin, 2/01.

Rumah berukuran 7 x 8 itu di tempati Yuli dan mertuanya. Bangunan tembok tanpa plesteran dengan atap genteng tua menjadikan kontras dengan kebesaran nama Kabupaten Bogor sebagai salah satu Kabupaten Terkaya di Indonesia.

Kandang ayam menyatu di belakang rumah. Perabotan ala kadarnya menghiasi isi ruang tamu.

Tapi anehnya, rumah Samsudin hingga hari ini belum menerima bantuan Rutilahu. Padahal Rutilahu sudah berjalan sekian tahun.

Sehari- hari Samsudin (34) , suami Yuli bekerja serabutan dan kadang berdagang sayuran keliling. Praktis, tagihan sebesar 17 juta membuat shock bagi mereka. Tidak kebayang dari mana akan mendapatkan uang sebesar itu.

Hingga semalam , Samsudin belum di ketahui keberadaanya. Dia pamit untuk mencari pinjaman uang guna menebus anaknya yang meninggal di RSUD, namun hingga pukul 8 malam Samsudin belum pulang.

Bahkan di duga dia belum tahu jika anaknya sudah di bawa pulang.

Kandang ayam menyatu dengan rumah yang sempit. (foto:Adi)
Kandang ayam menyatu dengan rumah yang sempit. (foto:Adi)

Potret seperti ini nampaknya tidak hanya menimpa Samsudin dan Yuli. Masih ada warga masyarakat lain yang kondisinya sama. Hanya menunggu waktu, ” bom” seperti ini meletus satu persatu jika pemerintah daerah tidak pro aktif. Cj

Anda mungkin juga berminat