Cabai Asal China dan India   Banjiri Jatim

49

Jakarta (Garudanews.id) – Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperidag) Jawa Timur mengungkap beredarnya cabai kering asal India dan China. Hal tersebut ditemukan menyusul kelangkaan dan mahalnya cabai lokal.

Dari penelusurannya, selain di Surabaya, cabai impor itu juga terdapat di Blitar, Tulungagung, dan Sidoarjo. “Di pasar tradisional Tulungagung, pasokannya 4-5 ton setiap pekan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Ardi Prasetyawan, Kamis (23/2).

Dimana harga cabai kering dari India berukuran besar dijual sekitar Rp 70.000 per kilogram, sementara cabai kering dari China, berukuran lebih kecil dan dijual seharga Rp 50.000 per kilogram.

Ardi juga mengakui, cabai kering dari India dan China memang sudah lama masuk ke Jawa Timur secara prosedural. Dalam dokumen ekspor ada dua peruntukan, untuk umum dan untuk perusahaan atau industri. (Red/Kom)

Anda mungkin juga berminat