Indonesia-RRT Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

49

Bonn, Jerman (Garudanews.id) – Menteri Luar Negeri (menlu) RI, Retno L.P Marsudi mengatakan, Indonesia-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akan terus meningkatkan kerja sama ekonomi, khususnya di bidang investasi dan perdagangan.

Hal tersebut disampaikan Menlu RI setelah melakukan pertemuan dengan Menlu RRT, Wang Yi, di sela-sela pertemuan Menteri G20 di Kota Bonn, Jerman, demikian Kemlu RI melaporkan, Sabtu (18/2).

Pada pertemuan tersebut, kedua Menlu membahas upaya untuk meningkatkan dan memperluas area kerja sama dalam mekanisme comprehensive strategic partnership, yang menjadi dasar dari kerja sama bilateral kedua negara.

Terkait kerja sama perdagangan, Menlu RI menekankan pentingnya hubungan perdagangan Indonesia-RRT yang seimbang dan saling menguntungkan. Dalam kaitan ini, Menlu RI meminta agar akses pasar lebih dapat diberikan bagi produk-produk Indonesia, dengan pengurangan tariff dan penghapusan berbagai hambatan non-tariff. “Saya sambut baik komitmen Menlu RRT untuk mengurangi hambatan perdagangan bagi produk pertanian Indonesia,” kata Menlu RI setelah pertemuan.

Kedua Menlu juga membahas upaya untuk meningkatkan investasi RRT ke Indonesia. Dalam kaitan ini, Menlu Wang Yi, menyampaikan bahwa saat ini terdapat tren peningkatan outbound investment dari RRT dan Indonesia dapat mejadi salah satu tujuan favorit bagi investor RRT.

“Indonesia harap investasi yang masuk dari RRT merupakan investasi yang berkualitas,”ujar Menlu RI.

Selain kerja sama bilateral, Menlu RI juga mengangkat isu keamanan di kawasan Laut China Selatan. Dalam kaitan ini, Menlu RI menekankan pentingnya bagi ASEAN dan RRT memperkuat komitmen untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan.

RRT merupakan mitra dagang terbesar Indonesia yang pada 2015 mencapai sebesar US$ 44,45 milyar dan pada Jan-Okt 2016 mencapai US$ 37,39 milyar. FDI RRT di Indonesia, pada 2015 emncapai US$ 628.3 1 juta dan Jan-Sept 2016 mencapai US$ 1,56 milyar. (Red/Mina)

Anda mungkin juga berminat