Disperindag Khawatir Pasokan Gas 3 Kg di Kabupaten Bogor Mulai Langka

70

BOGOR (Garudanews.id) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor, mulai mengkhawatirkan pasokan elpiji ukuran 3 kilogram jelang Hari Raya Idul Fitri mulai langka.

“Kami sangat khawatir pasokan gas 3 kg berkurang, makanya kami sudah mengajukan penambahan. Karena untuk Kabupaten Bogor biasanya setiap bulan pasokan elpiji sebanyak 3,5 juta dan Pemkab sedang mengajukan penambahan pasokan gas sebanyak 30 persen dari biasanya,” kata Kabid Perdagangan Disperdagin, Jona Sijabat kepada garudanews.id belum lama ini.

Jona mengakui, biasanya setiap agen mendapat pasokan 156.000 tabung. “Kita memiliki 69 agen dan 1.400 pangkalan yang tersebar di Bumi Tegar Beriman. Kita berharap dengan adanya penambahan, tidak membuat elpiji 3 kg menjadi langka,” harapnya.

Jona juga khawatir terkait putusnya Jembatan Cipamingkis di Kecamatan Jonggol.

“Dipastikan jika transportasinya terganggu maka pasokan elpiji akan mengalami masalah,” katanya.

Terpisah, Ketua Hiswana Migas Bogor, Bahriun mengatakan, penggunaan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Bogor relatife cukup tinggi.

”Dalam satu bulan Kabupaten Bogor diberi jatah 4 juta tabung perbulan dan diharap pasokan aman,” ucapnya.
(dedi/pend).

Anda mungkin juga berminat