Genjot PAD, Pemkab Malang Gali Potensi Desa

42

MALANG (Garudanews.id) – Pemerintah Kabuoaten Malang, Jawa Timur, terus berupaya menggali potensi potensi alam yang kaya di berbagai Desa dengan dibarengi kreativitas tinggi. Hal tersebut dimaksudkan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harapan besar tersebut disampaikan Bupati Malang Dr.H Rendra Kresna terhadap masyarakat.

“Pemerintah telah membuka pintu lebar-lebar untuk keterlibatan aktif dan langsung ke masyarakat dalam menggali seluruh potensi yang ada didesa. Ambil dan manfaatkan kesempatan ini,” kata Rendra saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial Menata Desa (Bina Desa) di Desa Patokpicis Kecamatan Wajak beberapa waktu lalu.

Dorongan dan dukungan penuh Bupati Malang kepada masyarakat Desa untuk terus menggali potensi wilayahnya masing-masing ditunjang dengan semakin kuatnya geliat pariwisata berbasis Desa di Kabupaten Malang.

Rendra juga menyampaikan, masyarakat Wajak saatnya membalik citra negatif yang sempat ada karena tertangkapnya teroris menjadi positif melalui pesona alam dan budayanya.

“Gali kelimpahan alam Wajak, seperti Kampung Enem atau Hutan Pinus Semeru dan lainnya. Tumbuhkan kreativitas dalam masyarakat muda, baik bidang pertanian maupun wisata,” tegasnya.

Selain itu,  Rendra juga menyoroti paradigma yang begitu kuat tumbuh dalam masyarakat dalam hal berlomba-lomba untuk menjadi aparat pemerintah atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dia mengatakan, dengan berlimpahnya potensi di sekitar baik pertanian, perikanan, pariwisata saatnya masyarakat mengubah pemikiran atas cita-cita tersebut.

“Kini saatnya masyarakat bercita-cita selain PNS dengan kayanya potensi disekitar yang ada, jangan cengeng hanya ingin jadi PNS,” ujar Rendra.

Bupati dua periode itu juga berharap kepada rekan kerja di pemerintahannya, baik para anggota DPRD Kabupaten Malang yang ada diDapil 3 agar selalu mengawal program-program yang ada di Wajak.

Kegiatan Bina Desa putaran kelima di tahun 2017 yang berlangsung dua hari tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Kesehatan dan RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang mengenai program Ketan Ireng (Kependudukan Kesehatan Mari Bareng) dan Kenikmatan (Kependudukan Layani di Kecamatan) dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. (hnn)

Anda mungkin juga berminat