Garam Oplosan Diduga Beredar di Pasar Kabupaten Bogor

41

BOGOR (Garudanews.id) – Garam oplosan dengan serbuk kaca diduga sudah beredar di pasar-pasar wilayah Kabupaten Bogor.

Hal ini terjadi karena krisis garam yang terjadi berbuntut pada menyeruaknya kabar beredarnya garam oplosan. Meski belum bisa dipastikan, namun kabar ini sudah membuat kekhawatiran warga maupun pedagang dan berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

“Ada garam yang beredar tidak sesuai dengan standarisasi kesehatan, namun bukan mengandung bubuk kaca tapi tidak beryodium,”jelas Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Bogor, Jona Sijabat  kepada garudanews.id, Jum’at (18/8).

Kata Jona, pihaknya telah meminta kepada tiga peneliti ITB dan hasilnya sangat berbahaya kesehatan karena tidak beryodium. Dan garam itu akan memberi efek bagi konsumen karena akan berdampak lemahnya kekebalan tubuh sehinjgga rentan penyakit gondok.

“Saya sedang upayakan ke provinsi untuk membuat tim pengawas garam beryodium. Karena undang-undang Nomor 23 tentang Perlindungan Konsumen telah mengisyaratkan wewenang itu ada di provinsi,” tuturnya. (ded).

 

Anda mungkin juga berminat