Rest Area Jalan Tol Wajib Sediakan Gerai UMKM

182

JAKARTA (Garudanews.id) – Pemerintah tengah menyiapkan aturan yang mewajibkan badan usaha jalan tol (BUJT) untuk menyediakan lokasi berjualan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di rest area jalan tol.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskkan pengoperasian jalan tol Trans Jawa nantinya tidak boleh mematikan produk lokal yang selama ini sudah dikenal luas.

“Presiden Joko Widodo telah berpesan agar potensi ekonomi di sepanjang tol harus tetap hidup,” kata Menhub saat berdialog bertema Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (23/9).

“Tahun ini ada PR (pekerjaan rumah) lagi karena tol selesai. Presiden berpesan agar jangan sampai sate di Pemalang digusur, harus mendapatkan tempat di pinggir jalan tol agar orang yang lewat jalan tol tetap bisa makan sate Pemalang yang enak. Kalau lewat ke Brebes tetap bisa makan telur asin dan lewat Tegal tetap bisa beli kain batik,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah harus menyikapi beroperasinya jalan tol itu dengan mendorong potensi ekonomi di daerah agar bisa dipasarkan di tempat istirarat (rest area) yang berada di jalan tol di Jawa.

Dia meminta agar operator atau perusahaan jalan tol memberikan kesempatan kepada produk lokal untuk bisa mengisi rest area dengan produk-produk lokal. “Jual bahan pangan atau telur harus melibatkan semua rakyat,” katanya.

Budi Karya memastikan bahwa pada Lebaran 2019, Jakarta dan Surabaya akan terhubung dengan jalan tol sehingga bisa memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Keputusan Menhub itu selaras dengan hasil rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian dengan perwakilan dari Kementerian PUPR, yang diwakili oleh Dirjen Bina Marga, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setyadi Moerwanto, mengatakan aturan ini dibuat sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap UMKM di daerah, khususnya yang selama ini dianggap terkena dampak pembangunan jalan tol pekan lalu.

“Sekarang ini kan kritik terhadap jalan tol itu ada karena dia cepat dan lain-lain, sehingga katakanlah kemarin tukang jual telur dan lain-lain di Brebes kan jadi mati. Kita akan menyediakan lahan di rest area khusus buat UMKM,” katanya saat itu.

Implementasi dari aturan ini rencananya akan dilakukan pada ruas-ruas tol yang masih baru akan dibuka. Alasannya, lokasi-lokasi rest area yang sudah ada sudah cukup ramai dan padat.

“Untuk tahap awal akan diterapkan di ruas yang baru. Nanti kita lihat kalau yang lama seperti apa. Misalnya dari Brebes Timur sampai ke Surabaya kan ada beberapa yang baru-baru (ruas tolnya). Contohnya Solo-Kertosono, kita akan coba bangun di sana. Pokoknya tol yang baru-baru ini, begitu nanti dibuka akan ada lahan buat itu semuanya,” jelasnya.

Guna mendorong pelaksanaan kebijakan ini, pihaknya akan membuat aturan tingkat menteri yang mewajibkan badan usaha menyediakan fasilitas untuk UMKM. “Nanti mungkin ada sedikit dengan Permen PUPR, menunjukkan keberpihakan kita untuk UMKM,” tukas dia. (SK/Wan)

Anda mungkin juga berminat