Kota Bekasi Minim Jembatan Penyeberangan Orang

64

KOTA BEKASI (Garudanews.id) –  Kota Bekasi yang identik sebagai Kota Jasa dan Perdagangan, pastinya tidak lepas dari aktivitas warga. Hal ini pun dibuktikan dengan ramainya pembangunan dan aktivitas ekonomi di dalamnya.

Terkait hal tersebut, sejumlah warga pun memberikan kritikannya terkait minimnya keberadaan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di jalur protokol di Kota Bekasi.

Hardoko Siwi, misalnya, ia mengkritik keberadaan JPO di jalan protokol A. Yani yang dinilainya sangat sedikit dan jaraknya pun cukup jauh.

“Hanya ada beberapa saja JPO-nya dan itupun cukup jauh jaraknya antara JPO yang satu dan lainnya,” tuturnya, Kamis (1/2).

Selain sebagai salah satu jantungnya Kota Bekasi, di jalan tersebut keberadaan sejumlah pusat perbelanjaan mulai dari mal dan sebagainya pun sangat banyak.

“Sehingga mobilitas warga pun juga sangat banyak, bahkan tidak jarang mereka harus nekat menyeberang di jalan dari pada menggunakan JPO karena dinilainya terlalu jauh jaraknya,” kritiknya lagi.

Sementara itu, Ario Bismo, juga mengeluhkan hal serupa. Menurut dia, jika ingin mengedepankan pemerataan pembangunan, seharusnya sarana dan prasarana publik seperti halnya JPO, dilengkapi.

“Kalau ingin sarana publiknya terpenuhi, ya dilengkapi,” tegasnya.

Selain itu, proses pembangunan JPO-nya pun jangan hanya difokuskan disatu titik saja. Melainkan di daerah yang memang tingkat mobilitas warganya ramai, disanalah penyediaan JPO-nya ditambah.

“Jangan pembangunannya difokuskan disatu titik saja, tetapi di lokasi lain pun juga,” imbuhnya. (Gir)

Anda mungkin juga berminat