Ledakan Di Dekat PN Jaksel Bukan Bom

156

JAKARTA, (Garudanews.id) – Kepolisian membuka lagi jalan di depan PN Jakarta Selatan, setelah sebelumnya sempat ditutup. Penutupan tersebut akibat dari terjadinya sebuah ledakan bersamaan dengan sidang yang sedang di gelar di Pengadilan tersebut.

 

“Waktu terdengar bunyi ledakan sempat ditutup untuk sterilisasi dan keamanan masyarakat sekitar, setelah dinyatakan clear area jalanan dibuka kembali dan sekarang arus lalu lintas sudah normal,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKBP Stefanus Tamuntuan, saat dihubungi, seperti yang dikutip detik. Jumat (25/5).

 

Ledakan yang ternyata berasal dari sebuah drum yang sedang di las tersebut sempat membuat panik. Karena disaat yang bersamaan, sidang terdakwa teroris Aman Abdurrahmandi PN Jakart Selatan pada pukul 09:11 WIB. Ledakan bersumber dari sebuah proyek Apartemen Syntetis, Jalan Ampera Raya.

 

 

“Pada saat kedua saksi hendak akan membuat lubang udara sebuah drum yang tertutup rapat dalam posisi tertidur dengan menggunakan alat las tiba-tiba drum tersebut mengeluarkan suara ledakan keras,” tambah Stefanus.

 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ledakan itu, namun seorang pekerja proyek sempat terpental akibat saat menutup drum tersebut .

 

Kepolisian dari tim Gegana yang datang ke lokasi langsung menyisir tempat tersebut, dan memastikan bahwa ledakan bukan berasal dari bom seperti yang dikhawatirkan.

 

“Dua orang saksi berikut barang bukti sebuah drum warna hijau diamankan dan dibawa menuju Mako Polres Metro Jaksel guna pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya. (red)

Anda mungkin juga berminat