Pemprov DKI Kembali Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Sampai 31 Agustus 2018

54

JAKARTA (Garudanews.id) – Pemprov DKI kembali membebaskan denda pajak kendaraan dari 27 Juni hingga 31 Agustus 2018. Pembebasan pajak ini dalam rangka HUT DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penunggak pajak masih sangat banyak. Sehingga kebijakan ini untuk memfasilitasi warga agar taat pajak.

“Ada 3,1 juta kendaraan roda dua yang belum menunaikan kewajibannya. Itu sekitar 50 persen kendaraan motor kita belum bayar pajaknya, angka itu nilainya Rp 463 miliar,” katanya di Balai Kota Jakarta, Kamis (28/6).

Sedangkan untuk mobil yang abai pajak sebanyak 748 ribu kendaraan dengan total tunggakan pajak kendaraan mencapai Rp 1,6 triliun.

“Jadi ada 44,6 persen kendaraan bermotor di DKI yang belum menunaikan kewajiban pajak,” ungkapnya.

Mantan Mendikbud ini meminta warga memanfaatkan waktu 68 hari pembebasan denda pajak itu untuk membayar tunggakannya.

“Kenapa denda dihapuskan, karena dendanya besar bisa 2×24 bisa 48 bulan. Padahal dendanya 2% per bulan. Karena itu kita hapuskan harapannya memberikan insentif. Tujuan kita bukan semata-mata meningkatkan sanksi dan denda, tapi menunaikan kewajiban,” ujarnya.

Selain itu, terkait mobil mewah yang maish menunggak pajak, Anies menyebut DKI akan tetap menagih dengan cara menjemput bola. Total masih ada 524 mobil mewah yang menunggak.

“Catatan sedikit terkait dengan mobil mewah yang beberapa lalu kita umumkan, alhamdulillah dari total 759 kendaraan yang kita umumkan, sudah melakukan pembayaran 235 atau 31 persen. Yang 69 persen masih belum menunaikan. Kami panggil juga semuanya yang belum (bayar pajak) untuk segera menunaikan,” tandasnya. (Mrdk/Lya)

Anda mungkin juga berminat