BMPS Kota Bekasi Tolak Wacana Penambahan Rombel SMP Negeri

173

BEKASI (Garudanews.id) – Wacana penambahan jumlah rombongan belajar (Rombel) di tingkat SMP negeri oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi, langsung ditanggapi oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi.

Melalui Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly, secara tegas mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bekasi dinilai tidak taat aturan tentang PPDB jika rencana penambahan jumlah rombel tersebut direalisasikan.

Dengan adanya penambahan jumlah kuota di tengah jalan, hal ini memperlihatkan tidak seriusnya Disdik Kota Bekasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bekasi.

“Hal ini terkesan masih mengejar kuantitas tanpa memperhatikan kualitas,” kritik Ayung, Selasa (17/7).

Dijelaskan Ayung, dengan sistem zonasi saja yang menjadi permasalahan Nasional belum terselesaikan dengan baik karena tidak adil anak anak-anak yang memiliki nilai rendah dimana mereka bisa masuk ke sekolah negeri, sementara yang memiliki nilai bagus terkendala jarak tidak terakomodir.

Maka, secara resmi BMPS Kota Bekasi akan menyampaikan keberatan kepada Pj. Wali Kota Bekasi dan Disidik Kota Bekasi atas penambahan rombel di tengah jalan.

“Berdasarkan hal tersebut maka BMPS Kota Bekasi menyatakan keberatannya,” tambahnya.

Ia mengatakan pula, terkait hal tersebut maka dampaknya pengelola perguruan swasta khususnya di tingkat SMP di Kota Bekasi merasa cukup resah dan berharap agar Pj. Wali Kota Bekasi bisa menolak rencana pengajuan penambahan rombel tersebut.

“Dampaknya cukup signifikan dimana pihak pengelola perguruan swasta merasa cukup resah dan berharap agar Pj. Wali Kota Bekasi menolak rencana penambahan jumlah rombelnya,” tukas Ayung. (Sgr)

Anda mungkin juga berminat