Perbaikan Jalan Dampak Pembangunan Tol Becakayu Diminta Segera Direalisasikan

98

BEKASI, (Garudanews.id) – Pembangunan tol Becakayu ( Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) yang melintasi Jalan KH. Noer Alie Kalimalang banyak menimbulkan kemacetan dan kerusakan jalan di sekitarnya. Saat ini, Dinas Perhubungan (Dushub) kota Bekasi mengalihkan kembali arus lalu lintas yang akan menuju Jakarta.

“Sekarang jalan itu sedang dipakai becakayu pt KKDM, sudah janji akan diperbaiki, tapi cuaca seperti ini susah, tapi memang tidak boleh ada lubang, emergency, tidak boleh ada yang membahayakan,” kata Walikota Bekasi Effendi usai membina guru ASN SD dan SMP di Ballroom Sekolah Marsudirini, Rawalumbu, Bekasi, Kamis (28/02).

“Sepanjang masih ada pekerjaan tol becakayu pasti ada rekayasa lalu lintas, karena kebutuhan kan,”tambahnya.

Lalu lintas dialihkan melewati sisi utara Kalimalang untuk dapat menuju Jakarta. Disatu sisi, banyak jalan yang rusak dan berlubang akibat dari pembangunan tol Becakayu tersebut. Salah satu yang terkena dampaknya ialah Islamic Center Bekasi yang dilintasi tol Becakayu nantinya.

“Yang saya tahu dulu, sebelum saya cuti itu tidak lewat islamic, tapi lewat belakangnya, kali dan taman yang ada di belakang, kalau sekarang ada islamic saya belum tahu,” kata Walikota menambahkan.

Diketahui, pembangunan tol Becakayu sempat mangkrak selama 13, pembanunan tol Becakayu sendiri dimulai pada tahun 1996-1998, kemudian dilanjutkan pada 2014 dan 2018. Tol sepanjang 21,04 kilometer yang menelan biaya hingga 7,2 Triliun rupiah tersebut dilaksanakan oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM). Namun, pembangunan tol yang melintasi Kalimalang tersebut berdampak pada kerusakan jalan di sepanjang jalan Kalimalang. (Mam)

Anda mungkin juga berminat