Barisan Pendukung Prabowo-Sandi Satu Persatu Mulai Dijerat Tersangka

365

JAKARTA (Garudanews.id) – Sejumlah tokoh yang selama ini tergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019, dan kencang mengkritisi kebijakan pemerintahan Jokowi, satu persatu mulai ditetapkan sebagai tersangka. Polisi sebelumnya menetapkan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal pengalihan aset Yayasan Keadilan Untuk Semua.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, alat bukti pertama adalah keterangan tersangka Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua, Adnin Armas.

“Yang pertama dari hasil pemeriksaan, keterangan tersangka AA. AA perannya mengalihkan kekayaan yayasan,” kata Dedi di Jakarta Selatan, Rabu (8/5) kemarin.

Menyusul penetapan  Bachtiar Nasir sebagai tersangka, kini Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana juga ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan makar. Terkait dengan status yang disandangnya, Eggi menilai polisi melakukan kesalahan penyidikan hukum.

“Kesalahan konstruksi hukum. Jadi, kami persoalkan adalah capres. Bukan presiden,” kata Eggi ditemui di Jakarta, Kamis (9/5).

Eggi mengakui pernah menyerukan people power di hadapan publik. Hanya, kata dia, seruan people power tidak berkaitan dengan pemerintah terpimpin di Indonesia.

Seruan dialamatkan kepada calon presiden petahana, Joko Widodo (Jokowi) karena diduga berbuat curang di Pemilu 2019.

“Jadi, kalau kami people power dituduh makar. Itu salah alamat. Sebab, saya tidak mempersoalkan pemerintahan yang sah. Tidak. Saya hanya mempersoalkan capres yang curang. Itu yang harus digarisbawahi,” ungkap dia.

Eggi mengatakan capres yang berbuat curang bisa didiskualifikasi. Bawaslu harus berani mengusut dugaan kecurangan seseorang capres.

“Pasal 463 UU Pemilu 2019 harus didiskualifikasi dan hitung-hitungan yang salah itu harus dipidana empat tahun,” ucap Eggi. (Red)

 

 

Anda mungkin juga berminat