Kiai Said: Pernyataan Hendropriyono sangat rasis dan berpotensi memecah belah masyarakat

306

JAKARTA (Garudanews.id) – Pendapat mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono soal warga negara Indonesia (WNI) dari keturunan ras tertentu yang dituding melakukan provokasi soal Pemilu 2019 mendapatkan tanggapan berbeda dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.

Kiai Said menilai pernyataan Hendropriyono sangat rasis dan berpotensi memecah belah masyarakat.

“Saya kurang sependapat kalau digeneralisasi. Tokoh-tokoh nasionalis dari keturunan Arab banyak. Ada pun (yang melakukan provokasi, red) beberapa, ada juga yang radikal atau kurang nasionalis, tidak nasionalis, ada,” ucap Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu usai mengikuti pertemuan Dewan Pengarah BPIP dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (9/5).

Karena itu Kiai Said meminta Hendropriyono tidak mengeneralisasi WNI keturunan ras tertentu sebagai penebar provokasi yang mengancam keutuhan NKRI. Sebab, banyak WNI keturunan yang sangat nasionalis.

Kiai Said lantas mencontohkan Habib Luthfi bin Yahya. Menurutnya, setiap acara Habib Luhtfi selalu ada lagu Indonesia Raya.

“Nasionalis sekali itu. Bahwa ada sekelompok yang harus kita amati, waspadai, iya. Jangan digeneralisasi,” tegasnya. (Red)

Anda mungkin juga berminat