Rest Area Jalan Tol Berpotensi Kembangkan Potensi Daerah

239

JAKARTA (Garudanews.id) – Pemanfaatan tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area jalan tol selama arus mudik dan balik berpotensi mengembangkan ekonomi daerah. Hal tersebut berdasarkan data potensi transaksi pemudik selama Lebaran 2019 nanti mencapai Rp 10,3 triliun untuk dibelanjakan di lokasi mudik dan Rp 6 triliun untuk urusan transportasi. Potensi belanja ini harus dimanfaatkan oleh daerah-daerah yang dilalui Tol Trans-Jawa. Demikian disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Mohammad Idham Samawi, dalam rilisnya Kamis (9/5)

“Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas area istirahat di kota dan kabupaten tersebut. Pemerintah daerah juga harus aktif menyasar warga untuk berdagang menjajakan apa yang menjadi ciri khas tiap daerahnya yang dilalui jalan tol tersebut,” tutur Idham.

Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini, pemudik akan merencanakan pilihan daerah yang hendak dijadikan tempat istirahat saat mudik nanti. Daerah yang dilalui jalan tol biasanya dapat menjadi area istirahat. Ini akan menjadi peluang bagi daerah untuk mengembangkan ekonomi lokal.

“BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) juga mesti aktif mengedukasi masyarakat dan pemudik untuk beristirahat di luar jalan tol atau di daerah yang dilalui jalan tol. Operator jalan tol juga harus menyiapkan sistem yang membuat pemudik tak perlu membayar saat keluar-masuk di salah satu pintu Tol Trans-Jawa untuk istirahat di salah satu daerah,” ucapnya.  (Red)

 

Anda mungkin juga berminat