Inilah Tiga Syarat untuk Wujudkan Moderasi Beragama

345

JAKARTA (Garudanews.id)  – Ada tiga syarat yang perlu dipenuhi untuk mewujudkan moderasi dalam beragama. Yang pertama adalah harus memiliki pengetahuan yang kedua dapat mengendalikan emosi kemudian yang ketiga adalah harus selalu berhati-hati.

Hal tersebut dikemukakan pakar Tafsir Al-Quran, Quraish Shihab saat memberikan taushiyah halal BI halal ASN di lingkungan Kementerian Agama, di Jakarta,  Jumat (14/6) kemarin.

Wasathiyah atau moderat menurutnya adalah salah satu ciri agama. Dan orang yang beragama perlu bersikap moderat. “Lalu bagaimana mewujudkan moderasi? Ada tiga syaratnya,” ujar Quraish Shihab.

Pertama, untuk berada di tengah-tengah seseorang harus memiliki pengetahuan.

“Kalau saya ingin mengetahui siapa yang di tengah, saya harus tahu berapa orang yang di sini. Maka kemudian saya bisa menentukan orang ke berapa yang ada di tengah. Tanpa pengetahuan, anda tidak bisa melaksanakan moderasi,” ujarnya.

Kedua syaratnya, mengendalikan emosi. Itu sebabnya ayat yang paling berat. “Untuk melakukan moderasi, syaratnya mampu mengendalikan emosi. Jangan melewati batas,” imbuh Qurais Shihab.

“Syarat ketiga, harus terus menerus berhati-hati,” kata beliau.

Sementara Menag Lukman Saifuddin mengungkapkan, ia sengaja meminta Prof Quraish Shihab untuk dapat mengisi tausiyah tentang moderasi beragama dalam halal bi halal kali ini. Ini untuk memberikan pengetahuan bagi para ASN tentang pentingnya moderasi beragama.

Menag menyampaikan moderasi beragama telah diusung oleh Kemenag dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap ASN di bawah kepemimpinannya dapat memahami dengan baik apa moderasi beragama.

“Saat ini, moderasi beragama bukan saja relevan dlm konteks Indonesia, tetapi juga sangat signifikan dlm konteks global,” ujar Menag. (Red)

Anda mungkin juga berminat