Masuknya Meskapai Asing Dinilai Tidak Akan Tekan Harga Tiket Pesawat

289

JAKARTA (Garudanews.id) – Tiket pesawat yang belakangan ini dikeluhkan oleh sejumlah kalangan khususnya bagi masyarakat pengguna transportasi udara, mendapatkan respon cepat dari pemerintah.

Pasalnya, keberadaan meskapai penerbangan dalam negeri tidak mampu menekan harga tiket yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengusulkan adanya peluang penerbangan asing untuk ikut mengudara di Indonesia. Hal itu guna menekan tingginya tiket pesawat.

Menanggapi hal usulan Jokowi,  Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara. menurutnya, masuknya maskapai asing agar harga tiket pesawat lebih murah harus dikaji lebih bijak.

Sebab, menurut Jusuf Kalla usulan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tidak otomatis akan membuat harga tiket pesawat menjadi murah. Kalla mengatakan saat ini sudah ada maskapai asing yang beroperasi di Indonesia seperti AirAsia

“Memang ada hal yang selalu dipertimbangkan. Keterlanjutan dari maskapai itu sendiri. Kalau terlalu murah dia akan bangkrut. Coba Garuda, dalam kondisi harga Garuda yang lebih tinggi juga sulit ya, mengalami kesulitan,” ujar Kalla di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta, Selasa (4/6).

Selain itu, Kalla juga menilai yang lebih penting adalah keterlanjutan bisnis maskapai penerbangan itu sendiri. Jika terlalu murah dikhawatirkan akan membuat rugi perusahaan penerbangan.

JK juga mengatakan masyarakat terlalu lama dimanjakan tiket murah akibat kompetensi tidak sehat. Padahal, kata dia, tarif yang ditetapkan saat ini relatif sama dengan biaya pesawat puluhan tahun lalu.

“Memang harus diseimbangkan. Masyarakat kita sudah terlalu lama menikmati tarif murah,” lanjut Kalla.

Masyarakat saat ini merasa keberatan dengan tingginya harga tiket pesawat lantaran sebelumnya maskapai sempat membanting harga.

“Dulu tarif ini biasa. Jadi saya kira maskapai asing pun tentu sama saja costnya. Cost airlines itu pesawat, avtur, pemeliharaan, ongkos personel, semua hampir sama semuanya. Mau maskapai dari mana sama,” pungkasnya. (Mhd)

Anda mungkin juga berminat