Menhub Mengaku Bangga Dengan Keikhlasan Awak Angkutan Bus

224

JAKARTA (Garudanews.id) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku bangga terhadap para sopir yang merelakan dengan ikhlas waktunya untuk bekerja memberangkatkan para penumpang dari terminal. Hal itu dikatakannya saat meninjau terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (6/6). 

“Saya bangga pengemudi-pengemudi itu merupakan orang-orang yang bekerja meninggalkan keluarga, bahkan waktu dicek kesehatan ada yang dikit darah tinggi dan sebagainya, kita berikan nasihat-nasihat,” ungkap Menhub usai makan bersama dengan beberapa sopir bus di warung masakan Padang, di Terminal Rambutan, Kamis (6/6).

Dengan ini Menhub sangat meminta kepada para operator posko polisi, dinas perhubungan dan pihak yang berwenang untuk mengajak dialog dan tidak bersikap keras kepada para sopir.

“Oleh karenanya saya mengimbau kepada para operator yang di posko polisi dishub maupun yang ada di sini jangan kreng-kreng (keras) ya, jangan terlalu keras ya. Ajak mereka dialog ya,” tuturnya.

“Karena pada dasarnya mereka menjalani tugas yang berat juga. Saya ke sini khususnya beri semangat juga bekerja di tengah kita sedang liburan,” paparnya.

Menhub Budi juga meninjau jika para sopir memahami kondisi kemacetan khususnya yang terjadi pada hari pertama dan kedua lebaran.

“Di saat hari pertama dan kedua ini lalu lintasnya sedikit macet. Para sopir paham, lalu lintas dari Jakarta-Bandung, Bandung-Jakarta, tujuannya tuh tidak beraturan,” ujarnya.

Pendapatan para sopir bus juga sudah dipastikan mencukupi, bahkan mendapatkan penghasilan diatas Upah Minimum Regional (UMR).

“Alhamdulillah menurut mereka penghasilan lumayan. Dia dapat kira-kira 200-250 ribu, jadi mereka dapat di atas UMR. Dan mereka katakan alhamdulillah,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat