Diduga Salah SOP, Polrestro Bekasi Kota Akan Panggil AmarBank

397

BEKASI, (Garudanews.id) – Diduga salah SOP Perbankan, AmarBank akan segera dipanggil oleh Polres Metro Bekasi Kota. Melalui Sub unit Harbang Polres Metro Bekasi kota, pihaknya akan segera meminta keterangan kepada pihak yang bertanggung jawab atas AmarBank yang berdomisili di Jakarta tersebut.

Hal ini dikatakan Bripka Wima Bhakti. P kepada Media usai melakukan pemeriksaan terhadap Saut Manullang Pelapor Korban Fitnah yang dilakukan oknum petugas AmarBank di Kantor Unit Harbang Polres Metro Bekasi Kota Rabu(24/07/2019).

“Sudah memeriksa pelapor atas nama Saut Manullang dan juga Helen Simorangkir dimana sebagai saksi dan juga korban atas fitnah yang dilakukan oleh petugas AmarBank atas keterangan saat dilakukan pemeriksaan pagi tadi,” kata penyudik Sub Nit Harbang Polres Metro Bekasi Kota Bripka Wima Bhakti

Menurut keterangan Pelapor dan saksi adalah oknum mengaku sebagai marketing dari AmarBank yang berkedudukan di Tanah Abang Jakarta memaksa untuk membayarkan sejumlah uang untuk pembayaran tagihan pinjaman (Kredit), sementara korban tidak pernah ada pinjam meminjam dengan Bank yang dimaksud, juga tidak mengetahui siapa nama Nur Ali Azhari nama sebenarnya pemilik Kredit.

Keterangan Pelapor dan saksi sejak dilakukan penagihan melalui telepon seluler dengan nomor yang selalu berbeda, sudah dijelaskan bahwa pemilik telepon bukanlah Nur Ali Ashari (Pelaku Kredit) melainkan Saut Manullang dan bahkan dijelaskan pelapor yang dihubungi oleh oknum adalah orang Batak, namun oknum tetap ngotot bahwa yang dihubunginya adalah Nur Ali Ashari dan itu semua dibuktikan dengan nomor telepon dan SMS yang diterima oleh pelapor.

Penyidik Wima menjelaskan, perbuatan yang dilakukan oleh petugas AmarBank jelas melanggar hukum dan tidak sesuai SOP perbankan.

“Dalam waktu dekat akan kita panggil dan klarifikasi bahwa nomor dan SMS yang diterima oleh pelapor itu benar adanya.(mam)

Anda mungkin juga berminat