Jalan Penghubung Desa Batok-Tapos Tenjo Bogor Belum Tersentuh Pembangunan

220

BOGOR (Garudanews.id) – Jalan penghubung antara Desa Batok dan Desa Tapos sepanjang 5,16 kilometer dan luas 4 meter di Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor kondisinya memprihatinkan. Pasalnya sejak tahun 2004 lalu, jalan tersebut belum tersentuh pembangunan dari pemerintah pusat maupun pemerintah desa setempat.

“Jalan penghubung itu melintasi Kampung Bangkonol, Kampung Pabuaran dan Kampung Barengkok, sehingga jalan ini sangat vital bagi masyarakat setempat,”ungkap warga RT 01/04 Kampung Bangkonol, Warnudin kepada garudanews.id, belum lama ini.

Lanjut dia, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atau pemerintah desa untuk memperhatikan persoalan infrastruktur jalan, terutama jalan yang menghubungkan antar desa. Karena berdasarkan pantauan garudanews.id masih banyak terdapat sejumlah ruas jalan yang menghubungkan antar desa kondisinya rusak parah.

”Padahal warga Kampung Bangkonol, Pabuaran dan Barengkok tetap dipungut pajak. Jadi sepertinya kami tidak merasakan adanya peran pemerintah dalam pembangunan di desa kami,”ucapnya.

Warnudin mengungkapkan, terkait dengan kondisi jalan yang rusak parah didaerahnya, belum ada tanda-tanda akan dibangun. ”Jalan tembus ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat sebagai penghubung untuk melancarkan roda perekonomian masyarakat,” katanya.

Terpisah, Camat tenjo Asnan AP mengatakan, bahwa jalan penghubung Desa Batok-Tapos bukan tanggungjawabnya. “Kalau jalan itu merupakan wewenang Pemerintah Desa Batok, jadi diperbaikinya oleh desa bukan pihak kecamatan,” katanya.

Asnan mengakui, pihaknya belum pernah menerima usulan warga melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) desa yang diusulkan terkait jalan penghubung tersebut.

“Saya tidak bisa intervensi terkait skala prioritas yang ada di desa tersebut. Karena yang mengetahui kebutuhan warganya pasti Pemdes Batok,” ucapnya.
(ded/rzk).

Anda mungkin juga berminat