LP-Tipikor Minta Camat Bogor Selatan Berikan Contoh yang Baik

Enggan Dikonfirmasi Wartawan

269

BOGOR (Garudanews.id) – Pemerintahan Joko Widodo saat ini tengah gencar menggelontorkan dana alokasi umum (DAU) ke sejumlah daerah. Hal itu dimaksudkan guna meningkatkan pemerataan perekonomian baik di tingkat pusat maupun daerah.

Namun faktanya, di tengah gencarnya program tersebut, kerap ditemukan dugaan penyimpangan. Anehnya ketika masyarakat ingin mengatahui berapa besaran anggaran yang dibelanjakan, banyak pejabat enggan menjabarkan atau tidak mau memberikan data yang transparan.

Seperti belum lama ini, ketika Camat Bogor Selatan, Atep, ketika hendak dikonfirmasi wartawan terkait dengan penggunaan dana tersebut, ia terus berlalu, dan tidak menghiraukan.

“Sebagai pejabat publik seharusnya Camat bisa bersikap kooperatif. Berdasarkan undang-undang keterbukaan publik, seorang pejabat harus memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat, sepanjang itu dibutuhkan,” ujar pegiat anti korupsi, Jonathan Pasaribu yang juga Ketua Lembaga Pemantau Tindak Pidana Korupsi (LP-Tipikor) ini.

Menurutnya, Camat Bogor Selatan dinilai menunjukkan sikap arogansi seorang pejabat. Padahal, kata dia, seharusnya sebagai Camat harus memberikan contoh yang baik dan mengedepankan etika.

“Mungkin belum siap menduduki jabatan sebagai Camat atau tidak paham UU no.40 tahun 1999  tentang pers,” pungkasnya. (Ded/Zik)

 

 

Anda mungkin juga berminat