Polres Bersama Unsur Forkopimda Sepakat Perangi Rasisme di Kabupaten Jayapura

251

SENTANI (Garudanews.id) – Forum Kerukunan Umat Beragama Daerah Kabupaten Jayapura (Forkopimda) bersama Pihak Kepolisian menegaskan tidak akan setengah-setengah dalam upaya memerangi rasisme di Kabupaten Jayapura, dan berharap masyarakat Kabupaten Jayapura tidak terprovokasi dan terpancing berita dari media sosial.

Kata Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si., usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura (Forkopimda), di aula lantai II kantor Bupati, kamis (22/8).

Lanjut Victor menyampaikan, situasi kondusif di kabupaten Jayapura perlu dijaga agar tidak terjadi seperti aksi-aksi di beberapa wilayah di Papua hingga menimbulkan kerusakan, buntut oleh aksi rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Malang dan Surabaya.

“Semua telah diselesaikan ditataran Pemerintah Daerah, khusus Gubernur yang telah bangun komunikasi dengan Gubernur Jawa timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, masalah terkait dengan adek-adek kita diluar Papua untuk tetap dapatkan hak-haknya,” terangnya.

Kata Kapolres, aspirasi yang menimbulkan kerusakan dan mengganggu stabilitas keamanan telah ditunggangi oleh pihak lain yang sengaja ingin menciptakan situasi jadi keruh. kata Kapolres menerangkan sebab tidak ada aksi demo damai yang kemudian berubah anarkis hal inilah yang perlu disadari oleh masyarakat.

“Jadi masyarakat jangan terikut, kalau memang ingin menyampaikan aspirasi itu tidak dilarang ada aturannya, tetapi kalau sudah ada namanya merusak mengganggu ketertiban umum itu namanya melanggar aturan,”paparnya.

Victor Dean Mackbon, menyampaikan tidak ada larangan bagi masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi dengan melakukan demonstrasi, tetapi eloknya jadilah peserta demo yang taat aturan, sebagai bangsa bersaudara menyalurkan aspirasi untuk solidaritas sangat diperlukan, tetapi tidak melakukan tindakan gangguan keamanan. (Edr)

Anda mungkin juga berminat