Kapolrestro Bekasi Kota Minta Stake Holder Berperan Aktif Tangkal Narkoba dan Miras

614

BEKASI, (Garudanews.id) – Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Bekasi masih dalam tingkatan wajar. Tidak ada peningkatan, meskipun dalam beberapa waktu terakhir, jajaran Polrestro Bekasi Kota mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kalau saya melihat stabil, satu minggu itu sekitar dua yang ditangkap oleh anggota tidak ada peningkatan dan kita bukan termasuk daerah rawan narkoba untuk Bekasi kota,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Indarto saat ditemui usai pimpin apel pengamanan hari raya Idhul Adha di Stadion Patriot Chandrabaga pada, Sabtu (10/08).

Ditambahkan Kapolres, kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh jajaran Polres Metro Bekasi kota merupakan jaringan kecil. Namun, ia tetap komitmen untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Tapi partainya partai kecil, tapi tetap kita atensi jangan sampai meningkat, sepanjang data yang ada juga tidak ada peningkatan,” imbuhnya.

Namun, peran serta masyarakat dan media massa diperlukan untuk bergerak bersama dlam rangka upaya prefentif menanggulangi bahaya narkoba terutama dikalangan remaja khususnya usia sekolah.

“Untuk memberantas narkoba, tidak boleh hanya bertumpu kepada refresif, namun itu short time (jangka pendek) efektifknya, jangka menengah dan panjang tidak efektik, tapi harus ada fungsi perfentif itu harus aktif, kalau semua itu bergerak bersama ditambah dengan penangkapan yang dilakukan polisi, mudah-mudahan itu berkurang,” imbuhnya.

Lingkungan, orang tua dan peran pengajar di sekolah harus pula berperan aktif memberikan pemahaman kepada pelajar akan bahaya narkoba. Peran serta Stake Holder lain pun sangat dibutuhkan.

“Karena kalau hanya mengandalkan kepolisian itu tidak akan hilang, kepada, karena narkoba itu nilai ekonominya tinggi, hukum pasar, kalau barang sedikit harga naik,” kata Indarto menambahkan.

Diinternal Polres Metro Bekasi kota sendiri, tidak ada toleransi kepada narkoba dengan penerapan Zero Tolerance kepada narkoba.

“Jadi kalau bawa sedikit saja akan kita proses, tidak ada alasan, mau penggunapun kita tangkap,” pungkasnya.

Dampak narkoba sangat meresahkan, salah satu dampaknya ialah kejahatan yang seringkali melibatkan pengguna narkoba, bahkan usia pun terkadang melibatkan remaja usia sekolah.

“Tapi memang harus diakui, ada beberapa kejahatan yang dia positif narkoba dan bau minuman keras, dan memang narkoba dan minuman keras. Akar kejahatan itu narkoba dan minuman keras untuk itu kita perang terhadap narkoba dan minuman keras,” pungkasnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat