Polrestro Bekasi Kota Kembali Tangkap Pemuda Bawa Shabu

446

BEKASI, (Garudanews.id) – Seakan tidak pernah jera, para pengedar narkotika kian menjamur di Kota Bekasi. Belum lama polisi menangkap 2 pelaku yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu, kini Reserse Narkoba dari Polres Metro Bekasi kota kembali menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika pada Selasa 3 September 2019 yang lalu di Jalan Letnan Arsyad, Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di TKP yang dimaksud, akan akan terjadi tindak pidana peredaran gelap narkotika, kemudian setelah dilakukan penyilidikan dapat ditangkap seorang pria,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi kota Kompol. Erna Ruswing Andari pada Sabtu (07/09).

Tersangka bernama Ricky (26) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi kota. Setelah dilakukan penggeledahan pada tubuh tersangka, didapati Narkotika jenis Shabu dengan berat 0,34 gram. Pria asal Aceh tersebut kemudian dibawa ke Mapolrestro Bekasi kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Setelah dilakukan introgasi, tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya yang didapat dari tersangka lain yang kini menjadi DPO. Selanjutnya  tersangka dan barang bukti  di bawa ke Sat Narkoba Polres Metro Bekasi kota guna penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Penangkapan berawal ketika Polisi mendapat informasi akan adanya transaksi narkotika pada hari Selasa tanggal 03 September 2019 pukul 19.00 Wib di Jl. Letnan Arsyad Kel.Kayuringin Jaya. Bekasi Selatan Kota Bekasi, Unit 2 subnit 4 Sat ResNarkoba yang sudah mengintai tersangka kemudian melakukan penangkapan. Sedangkan DPO yang sudah diketahui identitasnya, sedang dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, barang siapa menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan 1 jenis tanaman Shabu diancam dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara atau denda sebesar Rp. 5.000.000.000,00 (Lima Miliar Rupiah). (Mam)

Anda mungkin juga berminat