Ridwan Hisjam Harap Munas 2019 Partai Golkar Tidak Beranak Partai Baru

Dinilai Sosok yang tepat Bawa Perubahan

292

JAKARTA Garudanews.id) –  Bursa calon Ketua Umum partai Golkar semakin ramai, setelah setah nama Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo kini muncul nama Ridwan Hisjam sebagai kandidat. Ridwan merasa punya pengalaman memimpin ini sejak masa genting.

“Saya pernah jadi Ketua DPD Golkar Jawa Timur di era paling susah tahun 2000-2004, kantor Golkar dibakar, Golkar dituntut dibubarkan. Saat itu Bang Akbar Tanjung Ketua Umum, sehingga kalau bicara siap. Ya saya siap,” kata Ridwan usai diskusi Menyongsong Kepemimpinan Golkar Menjelang Pemilu 2024 di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu, (18/9).

Anggota Komisi VII DPR RI ini berharap persaingan menjadi kandidat ketua umum partai Golkar bisa berjalan fair dan demokratis. Karena menurutnya saat ini Golkar perlu melakukan reformasi internal dengan cara konstitusional.

“Harus reformasi konstitusional, jangan melanggar aturan. Itu bisa memicu perpecahan,” ucapnya.

Selain itu pengurus harian DPP partai Golkar ini juga berharap Munas Golkar yang akan diadakan pada akhir tahun ini tidak menyisakan friksi berkepanjangan. Karena menurutnya beberapa tahun kebelakang Munas Golkar selalu meninggalkan friksi.

“Ya saya mengingatkan agar jangan sampai Munas 2019 beranak partai baru, atau mati dalam artian karir politiknya. Kemarin Munaslub mbak Titiek keluar bikin Berkarya. Jadi saya harapkan Munas 2019 tidak ada yang mati tidak ada yang keluar, semua bersatu,” ujarnya.

Menurutnya Munas Golkar 2019 ini harus ya tidak hanya diikuti oleh dua kandidat, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo saja. Perlu nama lain agar proses demokrasi dan kaderisasi di internal partai berjalan, apalagi menurutnya Golkar mempunyai kader kader potensial untuk memimpin partai berlambang pohon beringin ini kedepan.

“Di Munas sebelumnya jaman Novanto kan delapan calon, cuma yang masuk putaran dua, ada dua orang. Akom dan Setnov,  tapi kan secara karir politik keduanya mati jadi harusnya sekarang banyak kader kader dimunculkan sebagai caketum,” tuturnya. (Dra)

Anda mungkin juga berminat