Danalantamal XIV Berpartisipasi  dalam Pesona Bahari Tahun 2019

208

SORONG (Garudanews.id) – Danlantamal XIV Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani ikut berpartisipasi dalam pembukaan Festival Pesona Bahari Raja Ampat Tahun 2019 yang bertempat di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) Jl. Inda Arfan, Kel. Sapordanco, Distrik Kota Waisai Kab. Raja Ampat. Pada pembukaan Festival tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise

Hadir pada acara tersebut Gubernur Prov. Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Dirjen Dukcapil RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH., Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, S.E., Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf Josef Paulus Kaiba, Ketua DPRD Kab. Raja Ampat Reinold M. Bula, selain itu turut hadir tamu dari luar negeri GM. Of China Soufhen Airlines MR. Jackin Chu, Reprensentatif Of Euro & Autralian MR. Leo F., Representatif Of Japan Marketi Agent Yoko Fujiwara, serta para pejabat tamu lainnya.

Festival Bahari Raja Ampat merupakan salah satu festival unggulan Papua Barat yang masuk dalam 100 _Wonderful Event_ Nasional, di festival ini kita dibawa menyelami keindahan pesona Raja Ampat, baik itu budaya maupun alamnya. Festival adalah sebuah program yang akan membawa wisatawan menikmati salah satu surga bahari dunia/ surga dibawah laut, bukan saja alamnya, tetapi juga beragam budayanya yang memukau. Event ini berkonsep _Fun Touring_ yang dikombinasi dengan atraksi budaya, kuliner dan edukasi. Festival Bahari Raja Ampat berlangsung selama 4 (empat) hari dari tanggal 18-22 Oktober 2019.

Menteri Pemberdayaan perempuan mengatakan “Pemerintah daerah memberdayakan kaum perempuan termasuk anak-anak jangan ada kekerasan terhadap mereka, mereka dijaga oleh undang-undang kekerasan dalam rumah tangga perlindungan terhadap anak disahkan DPR tanggal 6 bulan September. Mohon keluarga jaga anak-anak dengan tidak menikah sebelum usia 19 tahun karena sudah ada undang-undang yang disahkan oleh DPR, terhadap perempuan hormat terhadap anak-anak kita jaga kepercayaan para turis kepada masyarakat yang ada di sini seperti di Bali tidak boleh ada pencurian, disini juga tidak boleh karena masyarakat luar negeri itu melihat langsung, harus bebas dari sampah harus ada yang bisa digunakan oleh masyarakat dari hal-hal kecil dan saya juga mendukung untuk sukses terus, berjuang keras membawa Raja Ampat untuk go internasional”.

Amanat Mentri Pariwisata RI “Raja Ampat kini tetap eksis berada dalam top 100 kalender kementerian pariwisata, untuk masuk ke dalam penilaian yang mengacu pada tiga hal budaya dan berdampak pada kelestarian atau pengembangan budaya di suatu daerah diharapkan setiap tahunnya akan muncul kreativitas baru yang memperkaya penyelenggaraan event di tahun selanjutnya setiap event yang diselenggarakan harus mempunyai nilai ekonomi masyarakat sekitarnya harus menerima dampak langsung dari meningkatkan daerah tersebut. Ada beberapa catatan bandara Raja Ampat sebagai bandara internasional jadi pesawat langsung saja kalau bisa langsung menuju Raja Ampat tidak perlu singgah di tempat lain, dengan demikian akan datang penuhi Raja Ampat tetapi masih kurang dan mohon diperhatikan termasuk pembangunan beberapa buah dermaga kapal untuk ukuran sedang yang dilengkapi dengan Morin untuk cepat lambatnya kapal-kapal di objek-objek wisata jembatan perlu dibangun pembangunan beberapa buah yang di kelola oleh pengusaha lokal dan masyarakat di Raja Ampat”.

Lebih lanjut “Perlu juga direalisasikan rencana pembangunan pendirian politeknik pariwisata program dari Presiden Joko Widodo yang direncanakan akan juga kepada juga Kepada Bupati maka akan membentuk menghasilkan SDM yang tangguh untuk membawa Raja Ampat atau Provinsi Papua Barat ke depan perlu juga kapal wisata yang tercepat untuk melayani tamu-tamu penting dari pemerintah baik pusat dan daerah. Kami harapkan media juga untuk bisa mengambil gambar atau promosi melalui media dan ini merupakan salah satu keberhasilan. (Dar)

Anda mungkin juga berminat