Bapemperda Genjot Perda Larangan Rokok di DKI

198

JAKARTA (Garudanews.id) – Bapemperda DPRD DKI Jakarta menargetkan 27 Raperda bisa disahkan dalam setahun kedepan.
Karenanya, Bapemperda pun meminta agar sekwan melakukan penganggaran terhadap persiapan pembahasan Perda tersebut.

Bapemperda pun begitu ngotot menggolkan perda larangan rokok di sejumlah kawasan, khususnya di Jakarta.

Bapemperda DPRD DKI, Riano P Achmad  menegaskan jika perda larangan kawasan bebas rokok merupakan perda prioritas yang ditargetkan Bapemperda.

“Sekarang ini larangan kawasan rokok itu baru bersifat Pergub. Kita upayakan agar tahun ini ada perda yang mengatur. Supaya bagi pelanggar ada sanksi tegas,” ujar mantan politisi PPP itu.

Politisi PAN ini menjelaskan, selain perda kawasan rokok, tahun ini ada beberapa perda yang direvisi dan perda lanjutan dari periode sebelumnya yang sudah mulai tahap penyelesaian.

Selebihnya, sekitar 20 persen merupakan perda baru, menyangkut persoalan sosial masyarakat.

“Untuk penganggaran, Bapemperda akan mengkalkulasi terkait anggaran yang dibutuhkan. Yang paling penting dalam merumuskan suatu naskah rancangan Perda itu yang jelas, harus ada naskah akademik,” ujar anggota orang dekat ketua Bamus Betawi, Lulung Lunggana itu.

Bapemperda saat ini pun memiliki tugas menyelesaikan Perda wajib salah satunya, Perda APBD DKI 2020. Selain itu, Perda pertanggungjawaban APBD, dan ada juga Perda Perda yang revisi-revisi terkait turunan aturan yang di atasnya terjadi revisi.

Disamping perda-perda yang diusulkan oleh eksekutif dan legislatif. Bapemperda juga akan membahas perda yang berasal dari rapat dengan pendapat umum. (hnn)

Anda mungkin juga berminat