Dipanggil Polisi, Ketua Gibas kota Bekasi Berikan Klarifikasi Video Viralnya

491

BEKASI, (Garudanews.id) – Kejadian yang sempat viral di medsos terkait statmeant Gibas kota Bekasi yang menyebutkan bahwa ada oknum TNI dan Polri yang membekingi pengusaha, ketua Gibas Kota Bekasi Deni M Alie memberikan klarifikasinya kepada media di Aula Mapolre Metro Bekasi Kota pada Senin (04/11).

“Atas nama keluarga besar gibas kota Bekasi dan kawan-kawan ormas kota Bekasi, meminta maaf atas statmean yang kemarin kita sampaikan pada saat demo, intinya saya dan kawan-kawan tidak ada maksud apapun terhadap statemean tersebut dan intinya kami mendukung pemerintah kota Bekasi dengan pemberdayaan parkir dan kami juga selalu bersinergi dengan polres Metro Bekasi Kota dan Kodim kota Bekasi,” kata Deni M Alie.

Ditambahkan Deni, bahwa kegiatannya tersebut sudah atas sapengatuhan dari Pemerintah Kota Bekasi. Hal tersebut tertuang dalam surat tugas yang dikeluarkan oleh Bappenda Kota Bekasi.

“Jadi sifatnya surat tugas parkir, tidak ada kerjasama, jadi mekanismenya, Bappenda mengeluarkan surat tugas parkir nah kebetulan kita warga kota Bekasi yang notabene memang tidak semua orang mau menjadi jukir, jadi kita berdayakanlah kawan-kawan kita yang menganggur di kota Bekasi, jadi mohon diluruskan, kita tidak ada kerjasama dengan Bappenda tapi mereka hanya mengeluarkan surat tugas parkir,” tambahnya.

Diketahui, surat tugas yang berikan oleh Bappenda kota Bekasi kepada Juru Parkir (Jukir) tersebut dalam upaya mendorong PAD kota Bekasi. Gibas juga membantah telah membuat gaduh dan menggangu pengusaha di kota Bekasi.

“Sebelum mereka melaksanakan tugas parkir, mereka mendapatkan arahan, jadi sebenarnya kita membantu peningkatan PAD, kebutulan kemarin terjadi kesalahpahaman antara masyarakat yang kebetulan kita yang kawal dengan pihak pengusaha, kesalahpahamannya antara lain pengusaha ini tidak terima walaupun kami sudah ada surat tugas,” imbuhnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat