Diduga Keluarkan Surat Tugas Kepada Ormas, Kepala Bapenda Diperiksa Polisi

431

BEKASI, (Garudanews.id) – Menindaklanjuti munculnya surat rekomendasi dari Bappenda kota Bekasi kepada Ormas tentang pengelolaan lahan parkir, Polres Metro Bekasi kota memanggil Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Bekasi Aan Suhanda untuk dimintai keterangannya di Satuan Reserse Krmiminal Polrestro Bekasi kota pada Kamis (07/11).

Surat dengan nomor /5603/XI/2019/Retro Bekasi Kota tersebut mengagendakan pemeriksaan terhadap Kepala Bapenda tersebut.

Sementara itu, Kabag Humas Pemerintah Kota Bekasi Sajekti Rubiyah saat dikonfirmasi kebenaran surat pemanggilan tersebut tidak memberikan jawaban. Namun, rupanya kasus tersebut akan berbuntut panjang dengan dipanggilnya Aan Suhanda sebagai pejabat yang berwenang dalam pengambilan kebijakan  di Bapenda.

Dalam keterangannya beberapa waktu yang lalu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi kota Kompol. Arman menyatakan bahwa akan mendalami perihal surat tugas yang digunakan oleh Ormas untuk mengintimidasi pengusaha di kota Bekasi.

“Tadi dikatakan ada surat tugas, surat tugas akan kami dalami tersendiri dan itu akan masuk ke ranah penyelidikan di krimsus. Namun untuk tindak pidana premanismanya sendiri, memang divideo viral tersebut ada kesan indimidasi namun kami akan coba dalami, jika memang ada tindak pidana tentu akan kami tindak lanjuti,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi kota Kompol Arman pada Senin (04/11).

Ternyata benar saja, beberapa hari berselang, Polres Metro Bekasi melayangkan surat pemanggilan terhadap kepala Bapenda tersebut. Selain itu, pada hari yang sama juga Kepala Bapenda Aan Suhanda dipanggil oleh Komisi III DPRD kota Bekasi.

Namun, karena lamanya pemeriksaan oleh Sat Reskrim, Aan Suhanda tidak dapat memenuhi panggillan Komisi III DPRD kota Bekasi.

Diketahui, polemik antara Ormas dan pengusaha retail di kota Bekasi telah menjadi sorotan publik nasional. Dalam beberapa hari pemberitaan terkait hal tersebut.(mam)

Anda mungkin juga berminat