Pekerjaan Jalan Lapen Peto Baubafan Oendule Tak Sesuai RAB, Kadis PUPR Turun Tangan

301

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Proyek aspal jenis lapen di Peto Baubafan Oendule, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao diduga dikerjakan tidak sesuai dengan RAB.

Berdasarkaan pantauan garudanews.id , pada sabtu, (16/11), tampak material aspal sudah terkelupas dengan tiga buah deker hancur. Padahal, proyek tersebut baru selesai dikerjakan dua minggu yang lalu.

Terungkap, dalam proses pengerjaanya lapen pada sisi kiri dan kanan bahu jalan tidak disiram material aspal dan juga tiga buah deker hancur dan ditambal oleh kontraktor pelaksana . Hal tersebut dapat mengakibatkan jalan baru tersebut cepat rusak.

“Hampir semua titik di ruas jalan lapen mengalami kerusakan parah. Material aspal terkelupas dan tiga buah deker juga Ikut hancur dan diperbaiki malam hari. Kami melihat ada banyak orang lagi kerja deker yang patah. Maka pekerjaan tersebut dinilai tidak sesuai perencanaan atau petunjuk yang ada,” ujar DM, warga setempat membeberkan, Sabtu (16/11).

Menurut dia, da beberapa material yang sengaja tidak digunakan seperti jenis batu 5/7. Dirinya mengkwatirkan soal kualitas jalan lapen yang di kerjakan oleh CV. YK.

Oleh karenanya, warga dusun Baubafan itu meminta agar dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) Kabupaten Rote Ndao segera turun lokasi untuk mengecek kondisi proyek tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Minggus Modok mengatakan bahwa pihaknya bersama konsultan pengawas telah melakukan pengecekan di lokasi proyek tersebut.

“Terkait dengan jalan yang rusak dan deker itu saya bersama konsultan pengawas lapangan sudah turun ke lokasi dan kami mengecek, ternyata betul dan saya lansung perintahkan Matias Siokain segera bongkar tiga buah deker dan kerjakan sesuai dengan perencanaan,” ujarnya kepeda garudanews.id Sabtu sore (16/11).

Informasi yang diperoleh bahwa proyek tersebut merupakan peningkatan jalan Lapen Peto, Baubafan, Oendule, Desa Lidabesi Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, dengan anggaran Rp2.382.493.944.33 yang bersumber dari dana (dak reguler) dengan panjang ruas jalan 1 KM. (Dance H)

Anda mungkin juga berminat