Pihak Kontraktor Klarifikasi Berita Soal Beberapa Ruas Jalan Aspal di Rote yang Rusak

157

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Pihak kontraktor pelaksana proyek pengerjaan aspal jenis lapen di Peto Baubafan Oendule, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao Matias Siokain pada Minggu (17/11) mengklarifikasi bahwa material aspal yang terkelupas di tiga buah deker yang hancur itu sudah kembali diperbaiki.

Dalam proses pengerjaanya lapen Peto Baubafan, Oendule yang sempat di tulis media ini, pihaknya telah mempertanggungjawabkan akibat kelalaian yang dikerjakannya tersebut.

Siokain mengatakan, kalau terkait dengan aduan warga itu tidak benar, dimana warga katakan hampir semua titik ruas jalan lapen mengalami kerusakan parah. “Itu sungguh tidak benar karena pekerjaan tersebut masih dalam masa pemiliharaan. Anak buah saya sudah kerja deker yang sempat rusak sudah di kerjakan oleh CV Yevalmax Kalvari,” katannya.

Sebelumnya, proyek aspal jenis lapen di Peto Baubafan Oendule, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao diduga dikerjakan tidak sesuai dengan RAB.

Berdasarkaan pantauan garudanews.id , pada sabtu, (16/11), tampak material aspal sudah terkelupas dengan tiga buah deker hancur. Padahal, proyek tersebut baru selesai dikerjakan dua minggu yang lalu.

Terungkap, dalam proses pengerjaanya lapen pada sisi kiri dan kanan bahu jalan tidak disiram material aspal dan juga tiga buah deker hancur dan ditambal oleh kontraktor pelaksana . Hal tersebut dapat mengakibatkan jalan baru tersebut cepat rusak.

“Hampir semua titik di ruas jalan lapen mengalami kerusakan parah. Material aspal terkelupas dan tiga buah deker juga Ikut hancur dan diperbaiki malam hari. Kami melihat ada banyak orang lagi kerja deker yang patah. Maka pekerjaan tersebut dinilai tidak sesuai perencanaan atau petunjuk yang ada,” ujar DM, warga setempat membeberkan. (Dance H)

 

Anda mungkin juga berminat