Diundang Tidak Pernah Datang, Warga Sukapura Kecewa Kepada Gubernur Anies

288

JAKARTA (Garudanews.id) – Ribuan warga Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara yang mengikuti acara olahraga pagi dan bersepeda bareng gubernur yang digelar di Jalan Terusan Hybrida (Gading Orchard) yang digagas oleh lurah, tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara nampaknya tidak bisa lagi membendung kekecewaannya terhadap gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan.

Hal itu lantaran sudah tiga kali diundang orang nomor satu di Jakarta tersebut tidak pernah menghadiri acara yang dilaksanakan warga setempat. Meski, pihak panitia sudah melakukan penyesuaian jadwal gubernur jauh-jauh hari dengan pihak protokoler gubernur yang diusung Gerindra dan PKS di pilkada 2017 lalu itu. Hal itu diperparah, tidak adanya perwakilan dari pihak Pemda untuk hadir di acara tersebut.

Adalah anggota DPRD DKI dari fraksi Demokrat, Neneng Hasanah yang menyampaikan kekecewaan warga Sukapura, lantaran pada Minggu (8/12) pagi. Panitia yang sudah melakukan komunikasi berkali-kali dengan ajudan gubernur dan TGUPP untuk konfirmasi kehadiran gubernur. Justru harus mengalami kekecewaan ketidakhadiran Anis dan tanpa ada perwakilan dari pihak Pemda DKI dan Pemkot Jakut.”Warga merasa kecewa sekali, karena sudah sejak pagi berkumpul. Dan berniat melihat gubernur yang dipilihnya pada pilkada lalu, ternyata Pak Anis tidak hadir,” ujar Neneng kepada wartawan, Senin (9/12) di gedung DPRD DKI.

Kekecewaan warga yang berjumlah sekitar 4500 orang pun bertambah, lantaran dari pihak Pemda dan Pemkot Jakut tidak menghadiri acara tersebut.

Walikota Jakut, yang seharunya menjadi kepanjangan tangan gubernur dalam menciptakan warga Jakarta yang sehat dan sejahtera. Justru tidak bisa mewakili kehadiran di acara yang dihadiri 4500 orang tersebut.

“Sekda harus melakukan teguran pada walikota Jakut, Sigit Wijatmoko. Karena tidak bisa menjalankan program gubernur. Seharusnya, jika gubernur tidak hadir, walikota Jakut mewakili kehadiran pada acara tersebut. Jangan seperti kemarin. Pemda dan Pemkot tidak ada yang hadir sama sekali,” sesal politisi yang akrab disapa Bunda itu.

Anggota DPRD yang terpilih dari dapil Jakut itu menduga, ada diskriminasi yang dipertontonkan gubernur terhadap warga kelurahan Sukapura. Apalagi, kelurahan Sukapura berada dipinggiran kota Jakarta.

“Selama jadi Anis menjadi gubernur tidak pernah turun ke Sukapura. Padahal kita sudah mengundang tiga kali kegiatan. Tapi tidak pernah hadir. Apakah jika penyelenggara setingkat kelurahan Sukapura dianggap sebelah mata, lalu kenapa saat kampanye lalu, gubernur mau menghadiri acara yang diadakan tingkat RW. Jadi, jangan ada alasan gubernur rapat di pusat. Karena setahu saya presiden mengadakan rapat dengan agenda yang sudah tersusun jauh hari, dan tidak mungkin mendadak,” bebernya.

Sementara, Mariam seorang ibu rumah tangga yang juga hadir dalam acara olahraga dan bersepeda bersama gubernur ikut mengungkapkan rasa kecewany karena tidak bisa melihat langsung gubernur yang dipilihnya pada pilkada lalu.

“Saya sudah sejak habis subuh hadir bersama anak dan suami di acara ini. Tapi yang saya dapatkan hanya kekecewaan. Padahal saya ingin melihat langsung gubernur yang saya pilih di pilkda lalu,” teganya.

Dalam acara tersebut, 80 UMKM, marchine band pelajar, pencak silat, kesenian betawi, palang pintu ikut pula meramaikan acara. Sayangnya, kemeriahan acara tersebut tidak disaksikan langsung gubernur DKI, Anis Baswedan. (hnn)

Anda mungkin juga berminat