Cegah Kriminalisasi, KPK Perlu Dimasukan dalam Lembaga Konstitusi

222

JAKARTA (Garudanews.id) – Ahli Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkapkan sudah saatnya negara memasukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam lembaga konstitusi.

Hal itu dilakukan guna menguatkan lembaga KPK itu sendiri, selain itu tidak ada lagi persoalan kriminalisasi terhadap lembaga KPK. Menurutnya, bahwa lembaga independen anti rasuah itu harus diberi perlindungan.

Padahal, lembaga seperti Ombudsman memiliki hak imunitasnya. Selain itu lembaga lingkungan hidup juga diberikan hak imunitas, sehingga terbebas dari tuntutan perdata.

“Nah, teman-teman di KPK ini tidak memiliki hak imunitas. Sehingga mudah sekali dikriminalisasi, dilempar bom molotov. Dan saat ini KPK masih berhutang mata dengan Novel Baswedan. Kemudian Komisioner juga menghadapi persoalan dengan istilah Cicak dan Buaya,” ujar Denny dalam acara Indonesia Lowyer Club di TVOne, yang dipandu Karni Ilyas, Selasa (14/1/2020).

Menurut Denny, bila negara ingin menguatkan lembaga KPK maka diperlukan cabang-cabang di daerah yang strategis. “Misalnya tergantung isunya. Kemudian memperbanyak anggarannya,” ucap Denny. (Red)

Anda mungkin juga berminat