Dana Jiwasraya Diduga Mengalir ke Klub Sepak Bola Manchester City

169

JAKARTA (Garudanews.id) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI mendesak agar dilakukan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya.

Hal itu dilakukan guna mempercepat penyelidikan yang dilangsungkan secara tepat dan transparan.

Menurut Anggota Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengungkapkan, pembentukan Pansus Jiwasraya bukan untuk menjatuhkan kekuasaan, namun untuk mengungkap secara transparan dan jelas di kasus gagal bayar Jiwasraya ini.

Jazuli menambahkan, pihaknya tidak ingin orang yang tidak bersalah ikut diseret-seret dalam kasus tersebut. Kemudian, tambah Anggota Komisi I DPR RI itu, orang-orang yang ditetapkan sebagai tersangka harus tepat.

“Jadi Pansus bukan hanya untuk mengantarkan orang menjadi tersangka, kita ingin mengungkap semuanya secara terang,” ujar Jazuli di Ruang Rapat Fraksi PKS, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Seperti diketahui, kasus gagal bayar Jiwasraya bermula dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini dianggap sebagai kesalahan utama dalam mengelola investasi di dalam perusahaan. Apalagi Jiwasraya kerap menaruh dana di saham-saham berkinerja buruk. Saham-saham yang berisiko ini mengakibatkan negative spread dan menimbulkan tekanan likuiditas pada PT. Asuransi Jiwasraya yang berujung pada gagal bayar.

Bukannya memperbaiki kinerja perusahaan dengan mempertimbangkan saham berkualitas, Jiwasraya justru menggelontorkan dana sponsor untuk klub sepak bola dunia,
Manchester City, pada tahun 2014.

Pada tahun 2018, Jiwasraya membukukan kerugian unaudited sebesar Rp 15,3 triliun. Pada September 2019, kerugian menurun jadi Rp 13,7 triliun. Kemudian pada November 2019, Jiwasraya mengalami negative equity sebesar Rp 27,2 triliun. (Mhd)

Anda mungkin juga berminat