Corona Merebak, Kebijakan Lockdown di Bogor Hampir Rampung

193

BOGOR (Garudanews.id) – Virus corona/covid-19 makin meluas, kebijakan untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown di Kota/Kabupaten Bogor hampir rampung.

Sementara kedua pemerintah daerah (pemda) tinggal menunggu putusan Pemda DKI Jakarta untuk mengetuk palu yang bertanda dimulainya lockdown di tengah pandemi virus corona yang kian meluas.

“Jadi kebijakan untuk lockdown yang akan diambil oleh Pemerintah Kota/Kabupaten Bogor masih menunggu status Pemda DKI Jakarta,” jelas Wakil Walikota Bogor, Dede Rachim usai rapat bersama Bupati Bogor, Minggu (29/3/2020).

Lanjut Dede, berdasarkan hasil analisa wilayah DKI Jakarta sampai saat ini masih menjadi Episentrum penyebaran virus corona karena tingkat mobilitas yang tinggi.

“Jadi ya percuma kalau kami menerapkan karantina wilayah tapi DKI Jakarta tidak melakukan pembatasan yang signifikan,” ucapnya.

Menurut Dede, rencana penerapan karantina wilayah di Bogor sangat serius. Karena Pemda Kota/Kabupaten Bigor telah membahas berbagai hal dan opsi opsi penerapan kebijakan tersebut.

“Jadi ada dua opsi, opsi yang pertama local locjdown yaitu, pembatasan hanya dilakukan di pusat kota. Opsi kedua yaitu,, full local lockdown disemua wilayah Bogor. Jadi kami tinggal menunggu wilayah DKI sebagai Episentrum melakukan lockdown baru kami menyesuaikan” tegas Dede.

Bupati Bogor Ade Yasin berharap, Pemda DKI Jakarta mau bersinergi untuk menerapkan lockdown bersama sama agar efektif.

“Kami harap Jakarta segera lakukan lockdown bersama,” harapnya. (Ded)

Anda mungkin juga berminat