Polda Metro Tegaskan Ijin Pilwagub DKI Ikuti Maklumat Kapolri

184

JAKARTA, (Garudanews.id) – Keputusan panitia pemilihan wagub (Panlih) untuk mengelar pemilihan wagub oleh 106 anggota DPRD DKI, 27 Maret 2020 nampaknya bakal menemui jalan terjal.

Polda Metro Jaya selaku pihak yang mengeluarkan ijin pelaksanaan pilwagub akan berpatokan pada maklumat Kapolri yang melarang konsentrasi massa guna mencegah penularan covid-19 di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, memastikan kepolisian mengikuti perintah Kapolri dan presiden dalam memberikan ijin keramaian.

Hal itu sejalan dengan tugas yang diamanatkan oleh Presiden Jokowi untuk melakukan sosial distancing dan tidak menggelar acara yang melibatkan banyak orang atau keramaian.

“Kalau itu (Pilwagub) memang iya mau dilaksanakan, kan sudah ada maklumat Kapolri, kan maklumat sudah jalan. Salah satunya seperti itu, sosial distancing kan menjaga jarak,” katanya kepada wartawan, Rabu (25/2020).

Kendati begitu, Yusri Yunus menegaskan hingga kini belum menerima surat permintaan ijin dari pihak sekwan DPRD DKI untuk melaksanakan pemilihan wagub pada 27 Maret 2020.”Ya belom ada surat masuk, apakah itu dari sekwan atau Panlih pilwagub,” imbuh Yusri.

Lebih lanjut, Yusri menyebut pihaknya belum dapat memastikan digelarnya acara itu, tapi kata dia biasanya pihak kepolisian terlibat untuk melakukan pengamanan.
“Kita belum tahu acaranya jadi atau tidak, tapi biasanya kita ikut untuk pengamanannya, ” katanya.

Sebelumnya diketahui, Wakil Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, sempat mengungkapkan bahwasanya rapat paripurna pemilihan wakil gubernur (wagub) bakal digelar pada Jumat (27/3/2020) mendatang.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini tengah mengurus surat izin kepada Polda Metro Jaya agar diperbolehkan menggelar acara tersebut. (Sfy)

Anda mungkin juga berminat