Anggaran Penanganan Corona Rp 1,6 Miliar Jadi Atensi Kejaksaan

1.720

SUMBAWA (Garudanews.id) – Dalam rangka menunjang tugas percepatan pencegahan dan penanganan penyebaran virus Corona Disease (Covid-19) di daerah ini, maka Pemda Sumbawa telah melakukan realokasi anggaran senilai Rp 1,6 Miliar untuk menunjang kegiatan operasional melalui DPA Dinas Kesehatan Sumbawa.

Karena itu sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk dapat mengawal dan mengawasi proses penggunaan dan pemanfaatan dari dana dimaksud, agar dapat tepat sasaran dan sesuai dengan yang diharapkan.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Sumbawa Haji Wirawan dalam keterangan persnya menjelaskan, kalau Pemda Sumbawa sejak pekan lalu telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,6 Miliar bagi penanganan penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus Corona Disease (Covid-19) melalui DPA Dinas Kesehatan Sumbawa.

“Di mana anggaran ini dialokasikan sesuai dengan instruksi Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc, bahwa Pemda Sumbawa harus menyediakan alokasi dana untuk penanganan Covid dimaksud, sehingga tidak ada istilah tidak ada anggaran,” tukasnya, Selasa (1/4/2020).

Dengan instruksi Bupati Sumbawa itu terang Haji Wirawan, maka TAPD melakukan restrukturisasi anggaran yang diambil dari dana Biaya Operasional Kegiatan (BOK) Kesehatan dan Biaya Tak Tersangka (BTT) untuk tahun anggaran 2020.

Seperti diketahui bahwa minggu lalu DPA-nya telah dituntaskan dengan baik, dimana untuk penggunaan dan pemanfaatan dana dimaksud secara tekhnis diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Kesehatan Sumbawa, khususnya untuk kebutuhan APD dan kebutuhan lainnya yang diperlukan.

“Pemerintah akan terus berupaya dan berusaha semaksimal mungkin bagi penanganan Covid-19 ini, karena itu warga masyarakat diharapkan tetap tenang, mengikuti anjuran dan himbauan Pemerintah dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih, laksanakan Sosial dan Pshicall Distancing, jaga jarak sosial hindari keramaian dan kerumunan, gunakan masker, biasakan diri cuci tangan dengan sabun atau handsanitizier, serta berharap semoga anggaran itu bisa kita kawal bersama-sama agar dapat digunakan secara tepat sasaran,” papar Haji Wirawan.

Sementara itu, Kajari Sumbawa Iwan Setiawan SH M.Hum ketika dimintai komentarnya terkait dengan alokasi anggaran tersebut, wartawan dirung kerjanya dirumah menyatakan akan melakukan pengawalan terkait dengan alokasi anggaran bagi penanganan dan penanggulangan penyebaran corona senilai Rp 1,6 Miliar yang dianggarkan oleh Pemda Sumbawa tersebut.

Menurutnya, mengingat hal ini dijadikan atensi, karena itu kepada segenap elemen masyarakat di daerah ini agar bersama-sama melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap penggunaan dan pemanfaatannya agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Anggaran seperti ini tidak boleh disalahgunakan, sehingga jika nanti ada ditemukan penyimpangan dalam penggunaan dan pemanfaatannya, tanpa pandang bulu kami akan memproses dan menindaknya dengan tegas sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” tandas Kajari. (Hrm/Hnn)

Anda mungkin juga berminat