Global Zakat ACT Bekasi Buka Layanan Zakat untuk Penuhi Kebutuhan Pangan Keluarga Prasejahtera

142

JAKARTA (Garudanews.id) – Dibalik dampak kesehatan yang mengintai, pandemi Covid-19 juga menjadi ancaman bagi ekonomi masyarakat. Banyak masyarakat yang terhimpit akibat pembatasan ruang gerak. Global Zakat – ACT Bekasi mengajak masyarakat untuk bahu-membahu dalam penyediaan kebutuhan pangan melalui zakat.

“Kebutuhan pangan menjadi sangat vital bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 karena banyak saudara kita bahkan di Bekasi yang terkena dampaknya, dari yang sejahtera saat ini menjadi prasejahtera, terpaksa harus kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian, sehingga ekonomi makin terhimpit,” ujar Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana, kemarin.

Ishaq menjelaskan, pengelolaan zakat secara optimal dapat diyakini sebagai salah satu instrumen dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut, optimalisasi pengelolaan zakat dan pemanfaatannya merupakan potensi strategis untuk menunjang perekonomian masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan, sebagai solusi di tengah pandemi.

Pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, baik secara fisik maupun ekonomi telah disetujui secara syariat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) lewat Fatwa Nomor 23 tahun 2020 tentang Pemanfaatan harta Zakat, Infak, dan Shadaqah untuk Penanggulangan Covid-19.

Fatwa ini dikeluarkan dalam rangka meneguhkan komitmen dan kontribusi keagamaan untuk penanganan dan penanggulangan wabah Covid-19.

Untuk memudahkan masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban zakatnya sebagai penyempurna ibadah Ramadhan, Global Zakat-ACT menyediakan layanan zakat berupa Zakat Careline yang terdiri dari layanan jemput zakat dan Zakat Drive Thru. Hal ini dilakukan seiring dengan anjuran untuk di rumah saja terus diimbau namun kewajiban zakat harus ditunaikan.

“Selain untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat atau warga Bekasi dan sekitarnya, pengumpulan dana zakat juga kami buat mudah agar masyarakat bisa menunaikan kewajiban tersebut di tengah kondisi seperti saat ini,” katanya.

Zakat Fitrah yang disalurkan oleh Global Zakat ACT Bekasi berbentuk beras bagi mereka yang membutuhkan atau dari kalangan keluarga prasejahtera.

Untuk di Bekasi sendiri, Zakat Fitrah sudah disalurkan oleh Global Zakat di Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 200 paket beras atau seberat 1 ton telah disalurkan kepada mustahik dari kalangan keluarga prasejahtera, janda, lansia, dan pekerja harian yang terdampak pandemi.

Nantinya, penyaluran zakat fitrah tidak hanya dibagikan ke sesama masyarakat di Bekasi yang masuk ke dalam delapan golongan asnaf zakat, tetapi juga di negara-negara berpenduduk muslim yang sedang dirundung krisis kemanusiaan.

Untuk itu, ACT mengajak masyarakat yang masiih berkemampuan untuk segera tunaikan zakat fitrah dengan nilai Rp 40 ribu per orang setara dengan harga 2,5 kilogram beras melalui bekasi.indonesiadermawan.id/ZakatFitrah atau transfer ke rekening BNI Syariah 8660291020020123 atas nama Aksi Cepat Tanggap atau bisa menghubungi nomor 08111486865 untuk layanan jemput zakat. (Adi T)

Anda mungkin juga berminat