Istri Pemukul Selingkuhan Suami Akhirnya Diciduk Polisi

116

BOGOR (Grudanews.id) – Buron hampir tiga tahun, CCF (25) akhirnya diamankan tim Reskrim Polsek Pondok Aren. Dia ditangkap di rumah kontrakannya di wilayah Bogor, Jawa Barat, setelah bertahun-tahun melarikan diri ke Kalimantan.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto menerangkan, CCF menjadi buronan Polisi, usai aksi penganiayaan pada tahun 2017 lalu.

“Jadi tahun 2017, dia (pelaku) dilaporkan korban OZS (22) atas kasus penganiayaan, yang dilakukan pelaku CCF. Namun pelaku melarikan diri,” kata Kapolsek Kompol Afroni, Rabu (20/5/2020)

CFF lanjutnya, ditetapkan menjadi tersangka karena perbuatannya, menganiaya seorang perempuan berinisial OZS, yang dicurigai telah berselingkuh dengan suaminya, AP (24).

Diterangkan Kapolsek, aksi penganiayaan tahun 2017 lalu itu, bermula saat tersangka memergoki korban, sedang berjalan bersama suaminya. Ketika itu, suami korban sedang mengajak korban untuk ikut dalam menghadiri pesta pernikahan temannya.

“Namun dalam perjalanan, AP (suami tersangka) berhenti di depan toko di jalan Cipadu Raya, untuk membeli amplop, dan ternyata tersangka sudah membuntutinya,” jelas Kapolsek.

Melihat hal tersebut, tersangka emosi dan langsung menghampiri korban. Hingga terjadi cekcok mulut antar kedua wanita tersebut.

“Tersangka mengatakan ‘kenapa kamu jalan dengan suamiku?’. Kemudian terjadi cecok mulut dan jambak-jambakan rambut. Tersangka langsung melempar dahi korban dengan menggunakan telepon genggam,” terang Afroni.

Korban Alami Luka

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan mengeluarkan darah di bagian dahi. Dan korban dilarikan ke rumah sakit dan menerima empat jahitan atas lukanya tersebut.

Sehari berselang, orangtua korban yang tak terima anaknya dianiaya, langsung melaporkan hal tersebut ke kepolisian. Tersangka digiring ke Mapolsek Pondok Aren untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Namun, saat proses pemeriksaan berlangsung, tersangka justru nekat kabur melalui jendela, dan berhasil melarikan diri hingga ke Kalimantan.

Setelah tiga tahun berselang, proses penyelidikan tetap dilanjutkan. Hingga akhirnya polisi mencium keberadaan tersangka, yang diketahui telah balik ke kontrakan suaminya, yang berada di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Dengan cepat, jajaran polsek Pondok Aren mencoba menjemput tersangka. “Awalnya suami tersangka sempat mengelak. Namun, setelah dilakukan penggeledahan, tersangka sedang berada di kamar. Selanjutnya anggota membawa tersangka dan membawanya ke Mapolsek Pondok Aren untuk dilakukan penyelidikan,” jelas dia, dilansir dari merdeka.

Setelah diinterogasi, tersangka pun akhirnya mengakui perbuatannya. Atas hal itu, tersangka akan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

“Modusnya ini tersangka cemburu kepada korban. Karena korban jalan dengan suami tersangka,” ucap Afroni.(qq)

Anda mungkin juga berminat