PPNI Ungkap Penyebaran Perawat di Jawa Masih Belum Merata

143

BANDUNG (Garudanews.id) – Kendala penyebaran tenaga medis yang masih belum merata juga diakui Ketua Umum Persatuan Perawatan Indonesia (PPNI), Harif Fadhilah yang memberikan data penyebaran petugas medis khususnya perawat yang baru 60 % terdata oleh PPNI.

“Sebaran anggota PPNI baru sekitar 60% yang masuk sistem PPNI. Kendala kita sama, sampai saat ini masih mengalami penyebaran tenaga medis yang tidak merata,” ujar Harif saat dihubungi merdeka.com, Jumat (8/5/2020).

Menurutnya, data per 9 April 2020 dari setiap provinsi total tenaga medis perawat ada 597.683. Namun, tenaga medis perawat masih terpusat di Indonesia bagaiam barat maupun tengah, sedangkan untuk Indonesia bagian timur masih minim tenaga medis.

“Jadi yang tinggi itu kalau bagian tengah dan sedikit ke timur itu di Sulawesi lumayan tinggi. Tapi semua ini data masih 60% dari anggota yang masuk, tapi bisa untuk jadi gambaran awal saja,” kata dia, dilansir dari merdeka.

Dari grafik tersebut penyebaran terendah kuantitas perawat ada di Provinsi Papua Barat 1.867 perawat sedangkan Provinsi Maluku Utara 1.659 perawat.

Untuk provinsi yang paling banyak adalah, ada di Provinsi Jawa Timur 75.040 perawat, lalu Provinsi Jawa Barat 69.827 perawat, Jawa Tengah 67.337 Perawat, sedangkan untuk Provinsi DKI Jakarta ada 46.858 perawat.(qq)

Anda mungkin juga berminat