GRAM Nilai DPRK Aceh Utara Lakukan Pembohongan Publik

1.375

LHOKSUKON (Garudanewsid) – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Aceh Membangun (GRAM) menilai Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara benar-benar telah menggores hati rakyat. Pasalnya mereka dianggap telah mempermainkan Rakyat Aceh Utara hingga dianggap telah melakukan pembohongan publik.

Ketua GRAM Muhammad Azhar dalam pernyataannya kepada media ini Jumat, (05/06/2020) menilai bahwa DPRK terkesan telah mempermainkan rakyat dengan memberikan janji-janji palsu yang tak kunjung ditepati

“Dewan lagee ek pam siuroe tujoh go leuho, itu jelas bahwa mereka telah terbukti mempermainkan rakyat Aceh Utara dengan memberikan harapan-harapan palsu dan bahkan itu sudah termasuk pembohongan publik,” ujar Muhammad Azhar.

Dalam hal ini, lanjut Azhar, GRAM juga meminta kepada DPRK agar dapat menjaga amanah yang diberikan oleh rakyat dengan baik, dan jangan pernah mengkhianati rakyat lagi apalagi menipu rakyatnya seperti yang terjadi baru-baru ini.

“Di mana mereka sebelumnya mengatakan akan berkantor di gedung baru pada Juni ini, tapi hasilnya juga ternyata hanya pembohongan publik, seolah mereka selalu mencari alasan agar mereka tidak disalahkan, selama ini DPRK hanyalah pandai lempar batu sembunyi tangan,” imbuh Azhar.

Azhar juga menuding, bahwa selama ini DPRK Aceh Utara mandul. Sebab, begitu banyak aset Pemkab Aceh Utara yang dinilai belum tertata rapi begitu juga dengan PAD.

“Seperti, begitu banyak galian C ilegal yang beroperasi di Aceh Utara, seakan dibiarkan begitu saja tanpa ada penertiban. Seharusnya mereka bisa mendata dan memanggil para pemilik galian C,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menilai selama ini DPRK hanya pandai mencari sensasi tapi zero dalam bekerja.

Selanjutnya Alumni Sekolah Demokrasi Aceh Utara ini juga berharap agar DPR benar-benar konsisten dan bisa mewakili rakyatnya di parlemen.

“Mereka harus membela kepebtingan rakyatnya, seharusnya mereka yang menjaga agar tidak ditipu oleh oknum-oknum penguasa bukan malah mereka sendiri yang menipu rakyatnya, ini kan sama saja dengan pagar makan tanaman,” ungkapnya. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat