Pemkab Bogor Kembali Izinkan Masjid dan Mushala untuk Shalat Berjamaah

130

BOGOR (Garudanews.id) – Pemerintahkan Kabupaten Bogor kembali memperbolehkan umat Islam untuk beribadah di masjid. Namun demikian masyarakat diimbau agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, bahwa mulai Jumat (5/6/2929) aktivitas sholat berjamaah di masjid sudah bisa dilakukan. Dia pun meminta jamaah agar mengikuti peraturan pratokol kesehatan di tengah pembelakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Selain itu, DKM masjid agar bekodinasi dengan gugus tingkat kecamatan dan meyiapkankan surat peryataan kesanggupan melaksanakan pratokol kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat.

“Untuk itu, petugas DKM agar rutin melaksakan peyemprotan dispektan, menjaga kebersihan meyediakan sarana suci tangan mengunakan air sabun atau pencuci tangan dan mengunakan masker wajah semenjak keluar rumah dan selama beribadah,” kata Ade Yasin.

Pihaknya juga mengimbau untuk anak-anak dan warga yang rentan tertular peyakit serta orang sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid -19, untuk saat ini agar tidak beribadah di masjid terlebih dahulu.

Di waktu yang sama ketua MUI kabupaten Bogor mengimbau kepada masyarkat agar menjaga jarak antar jamaah menimal 1,5  (satu setengah meter), menghindari berdiam lama dirumah ibadah atau berkumpul di area rumah ibadah atau selain untuk kepentingan ibadah yang wajib.

“Dan untuk memutus rantai penularan covid 19 ini saya berharap bagi para jamaah hindari kerumunan dan antrian saat masuk dan keluar tempat ibadah. Hindari kotak pisik secara lansung seperti bersalaman dan kalau mau sholat di masjid atau musholla. Dan tidak lupa membawa perlengkapan sendiri,” imbau Mukri Aji.

Adapun untuk ketentuan sholat Jum at, kata dia, jamaah harus menjaga jarak 1,5 (satu se tengah meter). Penyelengaraan sholat dengan menerpkankan peratokol kesehatan.

Dia menjelaskan, bahwa jamaah sholat Jumat adalah warga setempat yang berdomisili di sekitar masjid dan musola. Oleh karena itu, dilakukan dengan waktu se-efesien mungkin.

“Oleh karena itu kami meminta dewan masjid Indonesia (DMI) di setiap kecamatan Kabupaten Bogor mensosialisasikan tentang peratokol kesehatan di tempat ibadah. Dan senantiasa berdoa kepada Allah agar carona ini cepat berahir,” (Dod)

Anda mungkin juga berminat