Modal Sosial Sangat Dibutuhkan untuk Lakukan Lompatan Besar

106

JAKARTA (Garudanews.id) – Perlu modal sosial yang memadai untuk melakukan lompatan besar dalam upaya mendorong kemajuan bangsa. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam setiap realisasi program pemerintah.

“Ajakan Presiden Joko Widodo yang menyebut target Indonesia tidak sekadar keluar dari pandemi Covid-19, tetapi juga melakukan lompatan besar untuk menjadikan Indonesia negara maju merupakan tantangan kita bersama,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, menanggapi pidato Presiden Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR-DPD Jumat (14/8/2020).

Dalam pidato tersebut Presiden mengatakan, inilah saatnya bangsa Indonesia untuk membajak momentum krisis menjadi lompatan-lompatan besar di usia Kemerdekaan yang ke-75 tahun. Untuk melakukan lompatan besar, jelas Lestari, apalagi di masa krisis akibat pandemi Covid-19, memerlukan dukungan seluruh warga negara.

Upaya menggerakkan seluruh warga negara, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, memerlukan modal sosial dalam bentuk semangat kebersamaan dan gotong royong. Bahkan, tambah Rerie, sejumlah pakar mendefinisikan modal sosial sebagai tingkat kepercayaan antaranggota masyarakat dan antara masyarakat dan pemimpinnya.

“Sehingga untuk menggerakkan seluruh warga negara untuk melakukan sejumlah hal agar terjadi lompatan besar menuju negara maju, perlu strategi yang baik dan tokoh masyarakat atau pemimpin yang sangat dipercaya rakyat,” jelas legislator Partai NasDem ini, dikutip dari republika.

Selain memanfaatkan modal sosial yang dimiliki bangsa ini, Rerie sependapat dengan Presiden Joko Widodo, bahwa untuk melakukan lompatan besar, perlu momentum yang tepat. Di saat setiap warga negara saat ini sedang menghadapi krisis sebagai dampak pandemi Covid-19, upaya bersama untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 juga bisa dijadikan momentum untuk bergerak bersama mengejar ketertinggalan di sejumlah sektor.

“Reformasi fundamental di sejumlah sektor, antara lain sektor kesehatan, penguatan kapasitas SDM, ketahanan pangan, hilirisasi bahan mentah dan sejumlah sektor potensial lain yang bisa meningkatkan daya saing Indonesia di dunia, perlu ditangani segera oleh pemerintah dan harus didukung sepenuhnya oleh masyarakat,” pungkas Rerie.(qq)

Anda mungkin juga berminat