Melanggar Protokol Kesehatan, Pelanggar Di Hukum Tik Tok Oleh Petugas

497

BEKASI, (Garudanews.id) – Polres Metro Bekasi Kota bersama dengan tiga pilar kembali menggelar operasi yustisi. Operasi tersebut dilakukan di wilayah Kota Bekasi, salah satunya, Terminal Kota Bekasi dan pasar Baru pada Senin (21/09).

“Jadi pada hari ini kita melaksanakan operasi yustisi di mana ini adalah himbauan atau aturan dari pemerintah dan kita laksanakan bersama tiga pilar, artinya di sini kita lakukan himbauan dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Kasat Shabara Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Bintang Silaen.

Kasat Shabara Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Bintang Sialen didampingi Kanit Binkamsa Sat Binmas Polrestro Bekasi Kota AKP. Puji Astuti beserta jajaran menyisir area terminal dan pasar baru. Jajaran Kodim 0507/Bks, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Bekasi turut dalam operasi Yustisi tersebut.

Berbagai hukuman diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan, diantaranya mendata dengan membuat surat pernyataan, hukuman sosial berupa membaca teks Pancasila, bernyanyi.

Petugas melakukan pendataan dan membuat surat pernyataan dengan materai terhadap pelanggar protokol kesehatan saat operasi yustisi di terminal kota Bekasi pada Senin (21/09)

“Dalam rangka meningkatkan imun, tadi kita buat mereka happy, jadi tidak tegang bagi masyarakat, ini membuat masyarakat tidak panik,” kata Kasat Shabara.

Petugas kemudian bergerak menyusuri jalan di sepanjang jalan Ir. Juanda, Jalan Chairil Anwar, Jalan Ahmad Yani. Dengan menggunakan kendaraan Raimas, petugas melakukan himbauan protokol kesehatan. Kegiatan tersebut akan dilakukan secara berkala selama 2 pekan.

Diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Bekasi cenderung mengalami peningkatan. Namun, kesadaran masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan masih rendah.

“Memang kita lihat masih banyak masyarakat yang tingkat kesadarannya masih kurang, berbagai macam alasan kita temukan terkait dengan pemakaian masker dengan benar,” pungkasnya.

Salah satu warga yang terjaring operasi yustisi di pasar baru Bekasi Yogi yang mendapat hukuman bermain tik tok tidak merasa keberatan dengan hukuman yang diberikan atas pelanggaran protokol yang ia lakukan. Menurutnya, hukuman tersebut dianggap ringan daripada harus membayar denda.

“Saya gak pake masker, tadi dihukum joget tik tok sama Bu polwan, malu tapi kan hukuman buat saya,” katanya.

Selain itu, petugas juga memberikan masker kepada warga masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker. Namun, sebelum memberikan masker, para pelanggar protokol kesehatan tentu mandapat hukuman terlebih dahulu dari petugas.

Pada kesempatan yang sama, petugas juga sempat berdebat dengan seorang awak bus yang kedapatan tidak memakai masker. Pria tersebut merasa keberatan ketika Kasat Shabara menegurnya karena tidak memakai masker namun pria tersebut membandel dan mengajak debat petugas. Suasana debat tidak berlangsung lama setelah petugas lain dari Kodim 0507/Bks membantu memberikan pemahaman kepada pria itu. (Mam)

Anda mungkin juga berminat