BPD Karangbahagia Siap Kawal Laporan Dugaan Korupsi ADD Tahun 2019

132

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangbahagia, Kecamatan Karangbahagia, mengaku akan mengawal adanya dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Karangbahagia Tahun 2019 yang telah dilaporkan masyarakat kepada penegak hukum.

“Kita akan kawal jika memang melanggar aturan hukum yang ada. Karena lembaga BPD juga merupakan perwakilan masyarakat,” ungkap salah satu Anggota BPD Karangbahagia, Firman kepada para awak media.

Dia menjelaskan, BPD Karangbahagia sebelum bulan Desember 2019 pernah mengirimkan surat kepada Kepala Desa dengan maksud untuk bersilaturahmi, sekaligus berdiskusi mengenai perkembangan pembangunan di wilayah Desa Karangbahagia.

“Sementara mengenai adanya laporan masyarakat kepada penegak hukum juga saya baru tahu dari pemberitaan media. Saya juga belum tahu perkembangan laporan ini sudah sejauh mana, BPD juga belum mendapatkan surat tembusan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua BPD Karangbahagia, Taji Suwandi, mengaku saat ini dirinya belum berkomunikasi lagi dengan Kepala Desa, pasca adanya laporan masyarakat terkait dugaan korupsi ADD Karangbahagia Tahun 2019.

Dirinya juga mengaku jika Inspektorat Kabupaten Bekasi pernah turun ke lapangan untuk melakukan cek fisik. Pihaknya juga pernah mendapatkan panggilan dari Inspektorat dan mengisi sejumlah berkas.

“Kita juga pernah menegur Kades. Dan Kades bilang kan pekerjaan akhir tahun dan anggaran akhir tahun, makanya dikerjain di tahun 2020. Kades bilangnya menunggu Covid 19 dan juga akan berkoordinasi dengan Camat,” tandasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat