Inilah Nama Yang Diduga Politisi Demokrat Yang Terjaring OTT KPK

0
233
Gedung KPK (ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan pemeriksaan terhadap 9 orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), salah satunya berlokasi di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Jumat (4/5) malam.

Dalam penagkapan tersebut, salah satu diantara 9 orang itu adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Komisi XI Wakil rakyat itu ditangkap bersama delapan orang lainnya. Dari peristiwa tersebut KPK menyita uang ratusan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang didapat,  anggota dewan yang dicokok malam tadi berasal dari Fraksi Demokrat, Amin Santono. Amin merupakan anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) X Jawa Barat.

Saat penangkapan terhadap Amin tim KPK dibantu Polisi Militer TNI AU. Sementara itu, delapan orang lainnya diciduk di sejumlah lokasi di Jakarta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan ada dugaan suap dari pihak swasta terhadap anggota Komisi XI DPR. Dugaan suap berkaitan dengan pembahasan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018.

“PN (penyelenggara negara) yang diamankan satu orang dari Komisi XI DPR RI. Uang diduga berasal dari pihak swasta rekanan di daerah,” kata Febri.

Sementara itu, Partai Demokrat masih menunggu informasi resmi dari KPK terkait kabar kadernya yang ditangkap malam tadi. Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan hingga kini partainya belum mendapatkan informasi resmi dari KPK.

“Sejauh ini kami masih menunggu saja. Belum ada informasi, dari KPK kami menunggunya,” kata Imelda, seperti cnn mengabarkan, Sabtu, (5/5).

Imelda menyebut lantaran pihaknya belum menerima informasi resmi dari KPK, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu akan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kami konsisten dalam urusan pemberantasan korupsi. Secara mekanisme partai sesuai dengan Pakta Integritas, sanksi yang tegas jika terbukti akan dicopot dari jabatannya sebagai Anggota DPR,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here