Orang Tua Murid Keluhkan Pungutan Biaya Perpisahan Sekolah

228

TANGERANG (Garudanews.id) – Memasuki akhir tahun pelajaran, sejumlah sekolah kerap memungut biaya acara perpisahan pelepasan siswa kelas 3. Akibatnya, para orang tua murid pun mengeluhkan dengan adanya pungutan tersebut.

“Kalau itu memang hasil kesepakatan dari para wali murid tidak ada masalah. Tapi persoalannya pihak sekolah terkadang menentukan besaran iuran kepada siswa. Itu yang membuat kami keberatan. Apalagi dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti saat ini,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebut namanya, Selasa (28/5).

Sebelumnya, sejumlah orang tua murid SMPN 1 Dramaga Kabupaten Bogor mengeluhkan adanya pungutan uang perpisahan kepada siswa.

Namun, saat hendak di konfirmasi kepada SMPN 1 Dramaga, sayangnya pihak security tidak memperkenankan wartawan untuk masuk. Dengan alasan Kepala Sekolah tidak ada di tempat.

Bahkan security tersebut sambil mengutarakan bahasa yang tidak pantas kepada wartawan.

Terkait dengan beredarnya rumor banyaknya pungutan di sejumlah sekolah negeri, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Kabupaten Tangerang, Didin Syafrudin, mengaku telah memberikan warning kepada pihak sekolah.

“Kami telah memberikan warning kepada seluruh kepala sekolah untuk tidak memaksakannya membuat acara perpisahan, apalagi harus membebaninya, memungut hingga mencapai jutaan rupiah,” ucap Selasa (28/5).

“Tapi bila murid yang mengdakannya, silakan saja. Itupun pihak sekolah tidak boleh ikut campur, namun hanya bersipat undangan saja dari mereka. Kami sudah sarankan untk tidak ditentukan biayanya, apalagi ada siswa yang tidak mampu, seharusnya dibebaskan saja,” ucapnya. (Muklis)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.