Peristiwa OTT Anggota DPR Kader Demokrat Bakal Gerus Suara Duo DM

0
260
Ketua KPK saat menggelar konferensi pers terkait OTT pada Jumat, malam.

JAKARTA (Garudanews.id) – Peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap salah satu anggota DPR RI dari Partai Demokrat daerah pemilihan Jawa Barat, atas dugaan penerimaan gratifikasi dalam pembahasan anggaran di Kementerian Keuangan, dinilai akan mempengaruhi suara pemilih pasangan calon gubernur yang diusung oleh partai berlambang mercy tersebut.

Seperti diketahui, Dedy Mizwar yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi (Duo DM) merupakan Paslon gubernur yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar. Dengan peristiwa OTT KPK tersebut, sejumlah pengamat menilai akan mempengaruhi elektabilitas suara maupun simpati publik yang selama ini telah memberikan dukungannya.

Menyikapi peristiwa tersebut, pengamat politik dan komunikasi publik Universitas Pelita harapan, Emrus Sihombing mengatakan,  peristiwa OTT yang melibatkan anggota DPR dari salah satu partai pengusung dalam Pilada,  sudah barang tentu akan mempengaruhi elektabilitasnya.

“Terkait dengan peristiwa OTT yang melibatkan anggota DPR dari partai pengusung salah satu Paslon di Pilkada Jabar, pasti berpengaruh elektabilitas dari partai maupun Paslon Pilkada. Paling tidak konstituen dari pemilih yang OTT itu akan mempunyai persepsi buruk terhadap partai yang bersangkutan dan otomatis berpengaruh terhadap yang diusung,” ujar Emrus menjawab pernyataan garudanews.id, Selasa, (8/5).

Menurutnya, OTT merupakan fenomena sosial.  Karena, tidak ada fenomena sosial berdiri sendiri, dan hal ini tentunya saling berinteraksi dengan yang lain. Sama halnya dengan persepsi publik.

“Orang pasti akan mempersepsikan dengan hal-hal lain. Nah paling  tidak itu berpengarukh kepada konstituen yang memilih dari pada si orang yang terjaring OTT itu,” jelas Emrus.

Jadi, kata Emrus, persoalan OTT tidak  bisa di nafikan,  soal jumlahnya, tentu  perlu survei.

“Tetapi peristiwa OTT akan menimbulkan persepsi yang tidak baik terhadap tokoh yang terkena OTT dan relatif terhadap Paslon yang diusung oleh partai tersebut,” pungkasnya. (Mhd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here