RSUD Leuwiliang Bogor Diduga Menolak Pasien BPJS

60

BOGOR (Garudanews.id) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang Kabupaten Bogor diduga menolak pasien yang menggunakan kartu BPJS kesehatan. Pasalnya rumah sakit plat merah ini seringkali mengabaikan pasien BPJS dengan alasan kamar rawat inap penuh.

“Saya bingung sudah 7 kali mengalami penolakan pasien yang menggunakan program BPJS dengan alasan kamar penuh. Jadi saya merasa aneh program BPJS kesehatan ini buat apa ?,” ungkap tokoh warga masyarakat Sukajaya, Jefri Adi Priatna kepada garudanews.id baru-baru ini.

Lanjut Jefri, pasien BPJS seringkali tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal, dibandingkan pasien swasta atau yang bayar langsung.

“Saya pernah mencoba dengan tanpa menggunakan BPJS, ternyata dilayani dengan baik,” tuturnya.

Kata Jefri, beberapa waktu lalu pasien warga Sukajaya pernah ditahan karena belum bayar, walaupun pasienya sudah meninggal karena usus buntu.

Terpisah Ketua LSM Kompak H Dudung mengecam keras kepada pihak managemen rumah sakit yang tidak berprikemanusiaan. Karena pemerintah sudah mengatur dalam UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

“Apalagi ini rumah sakit pemerintah, keterlaluan kalau perilaku mereka tidak manusiawi,” tegasnya.
(ded/rzk).

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.